Take a fresh look at your lifestyle.

Dedy Yon Tandatangani Implementasi Pendidikan Anti Korupsi

127

 

TEGAL-Wali Kota dab Bupati se-Provinsi Jawa Tengah menandatangani kesepakatan bersama atau Memorandum Of Understanding (MoU) tentang Implementasi Pendidikan Anti Korupsi dengan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengungkapkan, penandatanganan dalam acara Roadshow Bus KPK 2019 “Jelajah Negeri Bangun Anti Korupsi,” disaksikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, di Balai Kota Surakarta, Jumat (27/9).

Dedy Yon mengatakan, dirinya berharap ke depan tak ada lagi kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi di Indonesia khususnya di Jawa Tengah.

“Melalui Roadshow Bus KPK ini diharapkan nanti tidak hanya penanganan anti korupsi tetapi langkah-langkah dari KPK lebih ke arah pencegahan, jadi diharapkan bagi kepala daerah dalam kinerjaya tidak melakukan kesalahan,” ucap Dedy.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam kesempatan itu mengungkapkan, gerakan pencegahan dan pemberantasan korupsi harus beragam serta harus ada agen-agen anti korupsi. “Kita butuh relawan lebih banyak untuk kita ajak menjadi agen-agen anti korupsi,” kata dia.

“Sehingga nilai anti korupsi menjadi satu nilai bersama yang akan menjadi suatu sikap dan akan menjadi sesuatu yang bersih itu wajib sehingga life style akan terkendali, konsumsi akan terkendali, gaya gaya yang kemudian berlebihan InsyaAllah akan terkendali karena sistem-sistem kontrolnya akan berjalan,” imbuhnya.

Dijelaskan oleh Ganjar bahwa dirinya sedang menyiapkan kurang lebih 340-an yang disiapkan menjadi agen anti korupsi.

“Saya mencoba komunikasi dengan mahasiswa. Mereka menjadi tertarik minimal semacam ekstrakurikuler mereka. Kita mulai dorong pada mereka kalau kampanye tematiknya muncul tidak hanya Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang sifatnya membangun fisik tetapi ada pilihan ber KKN untuk berbicara anti korupsi,” pungkas Ganjar. (Setyadi/Red4)

BERITA LAINNYA