Take a fresh look at your lifestyle.

Dedy Yon Ajak Masyarakat Lestarikan Bahasa Tegal

88

 

TEGALWali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono meminta seluruh masyarakat Kota Bahari dapat melestarikan Bahasa Tegal. Hal itu mengemuka, saat dirinya membuka Saresehan Kepengarangan Sastra Jawa IV Pemberdayaan Bahasa Tegalan di Hotel Premiere, Sabtu (12/12).

Dalam kesempatan tersebut turut hadir sejumlah narasumber yang tampil membahas Bahasa Tegalan. Seperti di antaranya, Suryadi (FIB UNDIP), Maufur (UPS Tegal) dan Atmo Tan Sidik (Penggiat Literasi).

Sarasehan juga dihadiri Ketua Yayasan Podhang, Sulistyo Suyatno, Ketua DPRD Kota Tegal, Kusnendro, Kepala Balai Bahasa Jawa Tengah, Ganjar Harimansyah, Wakil Bupati Brebes Narjo, perwakilan Gubernur Jateng, seniman Tegal hingga Dalang Ki Haryo Enthus Susmono.

Ketua Yayasan Podhang, Sulistyo Suyatno mengatakan, pihaknya akan terus menguri-nguri Bahasa Tegalan dan sastra Tegalan. Dirinya juga terus mengajak nguri-nguri bahasa Tegalan sebagai salah satu akar budaya bangsa Indonesia.

Sementara, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, menyampaikan rasa terima kasih kepada hadirin yang saat itu hadir. Dirinya pun meminta agar jangan merasa malu atau minder mengucap bahasa Tegalan. Hal ini dilakukan, agar bahasa Tegalan lebih moncer daripada bahasa daerah lain.

Wali Kota meminta, agar generasi bahasa Tegalan harus terus disampaikan kepada pelajar melalui sekolah. Tak ketinggalan dalam Sarasehan Bahasa Tegal, Wali Kota memberi sambutan dengan menggunakan Bahasa Tegal.

“Sarasehan kiye aja mung kaya rog-rog asem, tapi kudu bisa ngudar gagasan, bab kepriben basa Tegalan karo sastrane tambah moncer. Aja isin belajar karo basa Banyumasan, basa panginyongan saiki tambah pentol,” tutur Dedy Yon.

Wali Kota mengajak agar acara saresehan tersebut bisa memberdayakan Bahasa Tegal, agar lebih bermartabat.

“Dadi basa Tegal bisa dinggo nang endi bae, nang wayah kapan bae. Pemerintah Kota Tegal wis oyag melestarikna bahasa Tegal nang saben-saben upacara dina ngadege Kota Tegal, upacarane nganggo basa Tegal. ASN angger dina Kamis diwajibna nganggo klambi Tegalan, ngomonge ya nganggo basa Tegalan. Film sing digawe Pemda uga nganggo basa Tegalan,” tutupnya. (*)

BERITA LAINNYA