Take a fresh look at your lifestyle.

Dear : Klaster Pertanian di Kabupaten Tegal Mempermudah Pemasaran

132

SLAWIAnggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dewi Aryani berharap pertanian di Kabupaten Tegal bisa diklasterkan. Kendati potensi pertanian di kabupaten itu sangat berpotensi, namun sulit dipasarkan karena komoditasnya terbatas. 

“Potensi pertanian di Kabupaten Tegal terbagi menjadi 3 kategori, yakni pesisir laut, tengah dan pegunungan. Harusnya bisa diklasterkan agar bisa fokus dalam pengembangan,” ujar Dear sapaan akrab Dewi Aryani usai acara dialog seputar kebangkitan sektor pertanian dan usaha bidang pertanian bersama Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Tan KP) Kabupaten Tegal Toto Subandriyo, Kepala Dinas Sosial Nurhayati, kader PDI Perjuangan Bidang Pertanian, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Pemuda Tani HKTI Kabupaten Tegal, Agro Tegal Mandiri dan berbagai unsur penggiat pertanian lainnya, di Desa Kabunan, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, Senin (9/11).

Dikatakan, potensi pertanian di Kabupaten Tegal sebenarnya sangat tinggi. Guna meningkatkan sektor tersebut, Anggota DPR RI dari Dapil IX meliputi Kabupaten Tegal, Kota Tegal dan Kabupaten Brebes itu, mengaku bakal melakukan berbagai upaya. Salah satunya, akan membantu menyalurkan hasil produktifitas petani ke Luar Negeri.

“Saya sudah Webinar dengan (Negara) Iran, kira-kira satu bulan yang lalu. Intinya, kita akan barter komoditas di bidang pertanian, mereka akan kirim rempah, dan kita diminta untuk kirim buah tropis ke sana. Seperti buah apel, nanas, buah naga dan lainnya. Ini sangat menggairahkan. Ini harus ditangkap sebagai peluang,” kata Dewi Aryani. 

Menurut Dewi Aryani yang juga menjabat sebagai Ketua DPP HKTI Bidang Kerjasama Luar Negeri ini, untuk pemasaran hasil produktifitas petani, pihaknya juga bekersama dengan PT Tani Makmur Sejahtera. Perusahaan tersebut akan membantu menyerap hasil produktifitas petani sekaligus menyalurkan ke pasar-pasar maupun paket bansos.

“Prinsipnya, saya akan menggenjot sektor pertanian di Kabupaten Tegal supaya lebih meningkat,” kata Anggota Komisi IX yang akrab disapa Dear ini.

Dia juga sangat mendukung kiprah para pemuda di Kabupaten Tegal dalam mengelola sektor pertanian. Tidak perlu malu menjadi petani. Tanpa petani, kemajuan sektor apapun tidak akan berkembang karena semua bahan pangan yang menjadi fondasi kehidupan manusia kuncinya ada pada petani.

“Kita harus ciptakan mental anak muda agar tidak malu menjadi petani. Karena pola pikir pemuda lebih maju ketimbang petani yang sudah berusia lanjut. Cara pemasarannya juga tentunya lebih canggih pemuda. Intinya, petani sejahtera negara akan semakin maju,” kata Dewi didampingi Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Bidan Pertanian, Nok Farkhatun.

Kepala Dinas Tan KP Kabupaten Tegal, Toto Sibandriyo mengapresiasi langkah Dewi Aryani yang kerap terjun ke bawah untuk menyerap aspirasi masyarakat. Termasuk aspirasi para petani. Bahkan, Dewi Aryani juga memborong buah semangka yang merupakan hasil produksi petani di Desa Kabunan.

“Harapan saya, wakil rakyat ya seperti Bu Dewi, langsung terjun ke lapangan. Bisa menyerap aspirasi masyarakat dengan menggandeng otoritas petani di Kabupaten Tegal,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua KNPI Kabupaten Tegal Ersal Aburizal, mengaku sangat bersyukur apabila buah semangka yang ditanamnya bersama teman-teman KNPI dan Agro Tegal Mandiri itu akan diborong oleh Dewi Aryani. Menurutnya, buah semangka yang ditanam di lahan seluas sekitar 2 hektare itu berawal ketika pihaknya berdiskusi dengan Pengurus HKTI Jateng. Mereka ingin mendirikan PT HKTI di Kabupaten Tegal. Gayung bersambut, akhirnya PT itu terbentuk. Kemudian PT HKTI itu menghendaki agar KNPI memproduksi pertanian. Sehingga atas kesepakatan, KNPI membiayai proses penanaman buah semangka di Desa Kabunan. Sedangkan tanaman itu dikelola oleh Agro Tegal Mandiri. Sedangkan PT HKTI yang menyalurkan pemasarannya.

“Dan akhirnya bertemu dengan Bu Dewi Aryani juga sebagai Ketua DPP HKTI, sehingga ada keterkaitan untuk penyerapan hasil produksi kami ini,” tutupnya. (*)

BERITA LAINNYA