Take a fresh look at your lifestyle.

Datangi Mapolres, PDIP Minta Polisi Usut Tuntas Pembakar Bendera Partai

125

KAJEN- Pengurus DPC PDIP Kabupaten Pekalongan mendatangi Mapolres Pekalongan untuk melaporkan pembakaran bendera partainya dalam sebuah aksi di Jakarta. Mereka meminta polisi mengusut tuntas kejadian tersebut.
Ketua DPC PDIP Kabupaten Pekalongan Riswadi mengatakan, sebagai partai politik yang sah dan terbesar di nasional, pihaknya menyayangkan adanya kelompok masyarakat tertentu di Jakarta yang membakar panji-panji simbol kebesaran PDIP.
“Oleh karena itu sebagai warga negara dan partai politik di NKRI ini, kami mengajukan upaya hukum supaya kelompok yang berusaha memancing di air keruh diberi tindakan hukum. Agar tidak terjadi di kemudian hari,” katanya.
Dikatakannya, pihaknya selaku pengurus DPC PDIP Kabupaten Pekalongan akan memberikan pendidikan politik di tingkat bawah. Bahwa kejadian ini adalah sebuah upaya adu domba yang diharapkan jangan mudah terpancing.
“Kita jangan mau diadu domba, dari bangsa yang semakin baik, maju dan sejahtera,” tegasnya.
Dalam aksi penyampaian ini, imbuh dia, pihaknya tetap menggunakan protokol kesehatan di saat pendemi covid19. “Kamipun berusaha menjaga. Masyarakat tahu bahwa PDIP tidak mudah terpancing, namun jangan coba-coba mengusik, karena kami sayang bangsa ini. Kami berharap para pelaku ditangkap dan diproses secara hukum,” tandasnya.
Sementara itu, Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko mengatakan, pihaknya menerima dengan baik apa yang disampaikan oleh PDIP Kabupaten Pekalongan. Karena sudah menjadi tugas kepolisian dalam menjaga keamanan daerah agar berjalan kondusif.
“Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti secara profesional sesuai peraturan perundang-undangan,” paparnya yang didampingi Waka Polres Pekalongan dan para Kasat.
Di wilayah hukum Polres Pekalongan, Aris mengimbau harus tetap menjaga jangan sampai terprofokasi atas insiden yang ada di Jakarta. “Mari kita jaga daerah biar kondusif dan aman. Jangan percaya berita-berita hoaks yang berusaha memperkeruh situasi khususnya di wilayah Kabupaten Pekalongan. Alhamdulillah untuk wilayah Kota Santri situasinya aman,” tandasnya. (Siti Masithoh/Red11)

BERITA LAINNYA