Take a fresh look at your lifestyle.

Dandim Tegal : Jangan Takut Divaksin Karena Halal dan Tidak Membahayakan

112

DUKUHTURI – Komandan Kodim 0712 Tegal Letkol Inf Sutan Pandapotan Siregar bersama anggotanya disuntik vaksin sinovac di Markas Kodim 0712 Tegal di Desa Pepedan, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Selasa (2/3). Kendati telah divaksin, namun Dandim meminta jajarannya untuk tetap menjaga protokol kesehatan.

 

“Vaksinasi ini merupakan gelombang pertama. Semua prajurit Kodim Tegal divaksin. Termasuk para Babinsa,” kata Sutan Pandapotan yang kali pertama divaksin di lingkungan Kodim 0712/ Tegal.

 

Dia menyebut, kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal trendnya menurun. Sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di seluruh desa dan kelurahan, kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal hanya 7 orang. Sedangkan dua bulan yang lalu, kasus per hari mencapai 60 orang. Dandim tak menampik, kesadaran masyarakat dalam menerapkan 5 M sudah meningkat. Yaitu, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun, menghindari kerumunan dan membatasi mobilisasi.

 

“Protokol kesehatan harus tetap diterapkan. Prajurit harus menjadi contoh yang baik,” ucapnya.

 

Dandim menjelaskan, vaksinasi adalah upaya serius pemerintah dalam penanggulangan Covid-19 di Indonesia. Semua unsur harus mendukung program ini demi kebaikan bersama kedepannya. Diharapkan, virus corona segera pergi dan berakhir, sehingga aktivitas warga kembali normal. Termasuk para pelajar yang hampir satu tahun melakukan kegiatan belajar dan mengajar (KBM) dengan sistem daring.

 

“Masyarakat jangan takut ketika divaksin, karena halal dan tidak membahayakan,” ajak Dandim.

BERITA LAINNYA