Take a fresh look at your lifestyle.

DAK Pendidikan di Brebes Tahun Ini Rp 41 M

- Fokus Bagi Perbaikan Gedung Sekolah

134

BREBES – Pemkab Brebes di tahun anggaran 2021 ini, mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk bidang pendidikan sebesar Rp 41 miliar. Anggaran itu rencananya akan difokuskan bagi perbaikan gedung sekolah, dengan sistem kontraktual atau dilelangkan.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Brebes, Sutrisno mengatakan, anggaran DAK pendidikan dari pusat yang diterima Kabupaten Brebes untuk tahun 2021 hanya sebesar Rp 41 miliar. Jumlah itu mengalami penurunan yang sangat besar dibanding tahun sebelumnya, yang nilainya lebih dari Rp 100 miliar. Hal itu terjadi menyusul adanya pandemi Covid-19, sehingga anggaran yang diberikan turun, karena dilebih diutamakan untuk penanganan Covid-19. “DAK pendidikan yang kami terima untuk tahun ini turun, hanya sekitar Rp 41 miliar. Kalau di tahun sebelumnya DAK pendidikan kita mencapai Rp 100 miliat. Ini salah satunya karena kondisi Covid-19,” ujarnya, Kamis (18/3).

Menurut dia, dari DAK yang diterima itu masih difokuskan untuk pembangunan fisik, khususnya bagi gedung sekolah yang rusak. Dalam pelaksanaannya, untuk tahun 2021 berbeda dengan tahun sebelumnya. Semua kegiatan yang bersumber dari DAK itu, dilaksanakan dengan sistem kontraktual atau pelelangan, bukan lagi swakelola. Itu karena nominal anggaranya di atas Rp 200 juta untuk setiap kegiatannya. “Kalau tahun lalu kan ada yang swakelola dan ada juga yang lelang. Tapi, untuk tahun ini semuanya kami lelangkan karena alokasi anggaran di setiap kegiatan rehab sekolah di atas Rp 200 juta,” terangnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, melalui sistem itu, nantinya rehap sekolah yang dilakukan akan lebih fokus. Itu karena mampu mengkafer semua kerusakan gedung sekolah sekaligus, dan tidak hanya sebatas satu ruang lokal. Misalnya, ada empat ruang lokal yang rusak di satu sekolah bisa ditangan sekaligus. Namun demikian, sekolah yang tertangani jelas jumlahnya sedikit, karena DAK yang diterima berkurang drastis. “Jadi, melalui sistem ini ruang kelas yang diperbaiki tidak terbatas hanya satu lokal, tetapi bisa lebih sampai empat lokal,” paparnya.

Dia menambahkan, di tahun 2021 seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Brebes terkena refokusing anggaran yang bersumber dari APBD. Itu juga termasuk di Dinas Pendidikan. Hal itu menyusul adanya surat edaran dari Bupati Brebes. Anggara refokusing dialokasikan untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Brebes.

(P07_red) 

BERITA LAINNYA