Take a fresh look at your lifestyle.

Daftar Tunggu Pemusnahan Sarang Tawon Panjang

234

PEMALANG – Permintaan pemusnahan sarang tawon dari masyarakat ke Unit Pemadam Kebakaran (UPK) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) membeludak. Kepala Satpol PP Wahyu Sukarno menjelaskan akibat permintaan yang tinggi itu daftar tunggu eksekusi terhadap sarang tawon cukup panjang.

“Sampai sekarang permintaan masih tinggi sehingga daftar tunggunya bisa sampai dua minggu,”kata Wahyu kemarin.

Permintaan pemusnahan itu datang dari warga di daerah selatan Pemalang. Sarang tawon yang diminta untuk dimusnahkan kata Wahyu ada yang di rumah penduduk ada pula yang di kebun dan tidak jarang ada pula di hutan.

Pada tahun-tahun sebelumnya sarang tawon tersebut dibiarkan masyarakat tumbuh membesar. Namun sejak ada kejadian warga meninggal dunia akibat diserang tawon, warga kemudian menaruh perhatian dan melapor ke Satpol PP untuk dilakukan pemusnahan.

Sementara itu pemusnahan sarang tawon juga dilakukan oleh lembaga yang ada di masyarakat. Salah satunya adalah oleh SAR Muhammadiyah yang bernaung dalam Muhammadiyah Disaster Manajemen Center (MDMC). Ketua MDMC Pemalang, Erwin Ediyanto Era Praja menjelaskan timnya setiap hari melakukan gerakan pemusnahan sarang tawon atas permintaan masyarakat.

“Sampai sekarang permintaan masih tinggi namun daftar tunggunya tidak begitu lama, sebab setelah kami menerima laporan, ada tim awal yang melakukan survei kemudian pemusnahan dilakukan pada malam harinya,”jelas Erwin.

Semenjak tim pemusnah tawon dibentuk oleh MDMC sampai saat ini sudah lebih dari 60 buah sarang tawon di berbagai loksi dimusnahkan. Sampai saat ini tim masih bekerja membantu masyarakat secara sukarela dalam memusnahkan rumah serangga yang menyengat melalui ekornya itu.

Pembentukan tim ini dilatarbelakangi oleh kejadian meninggalnya dua warga berstatus suami istri di Kecamatan Bodeh yang meninggal dunia akibat diserang tawon saat pergi ke sawah. Kejadian lainnya adalah warga Desa Panjunan, Kecamatan Petarukan yang juga meninggal setelah menjadi sasaran sengatan tawon.(Ali Basarah)

BERITA LAINNYA