Take a fresh look at your lifestyle.

Cegah Penyebaran di Pelajar, Bahaya Narkoba Jadi Materi MPLS

208

BATANG – Pelajar diminta untuk menghindari penyalahgunaan narkoba. Pasalnya, narkoba sangat membahayakan bagi generasi bangsa. Hal tersebut disampaikan Kepala Seksi Rehabilitasi BNNK Batang, Damayanti, mewakili Kepala BNNK Batang AKBP Windarto saat memberikan materi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di aula SMAN 2 Kabupaten Batang, kemarin.

”Pelajar jangan sampai mendekati atau memakai narkoba. Jika sudah terlanjur menjadi pengguna syaraf akan terganggu, dan membutuhkan waktu yang lama untuk kembali sembuh,” ujarnya.

Damayanti berharap, kegiatan MPLS bisa menjadi benteng bagi pelajar untuk mengingatkan tentang berbahayanya narkoba. Dirinya juga memberikan langsung contoh-contoh korban penyalahgunaan narkoba dan jenis-jenis narkoba. ” Dari apa yang disampaikan, diharapkan generasi muda menjadi lebih berhati-hati serta berpikir lebih dalam tentang akibat jika mengonsumsi obat-obatan terlarang. Jangan sampai mencoba-coba untuk menggunakan narkoba,” tuturnya.

Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMAN 2 Batang, Agus Mawardani menyampaikan, bahaya penyalahgunaan narkoba di kota-kota besar sekarang ini luar biasa mengerikan. ”Pihak sekolah menginginkan melalui sosialisasi ini peserta didik baru dapat terbebas dari bahaya obat-obatan terlarang. Sehingga nantinya lulusan dari SMAN 2 Batang benar-benar berkualitas serta sehat secara jasmani dan rohani,” paparnya.

Agus menambahkan, kegiatan lain adalah para kakak kelas yang menunjukkan seluruh ekstrakurikuler sekolah di hadapan adik-adik kelas. Tujuannya agar peserta didik baru mengetahui bahwa di SMAN 2 Batang mempunyai beragam kegiatan yang sesuai dengan minat dan bakat masing-masing.

Salah satu peserta didik baru, Sabrina Aksadyahkumala kelas X MIPA mengatakan, setelah memperoleh paparan materi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, kini dirinya lebih mengetahui bahaya narkoba sehingga bisa membentengi diri agar tidak terjerat menjadi pengguna.” Kita harus pandai memilih teman yang dapat membawa dampak positif, jauh dari penyalahgunaan narkoba. Menilai orang itu bukan dari kaya dan miskinnya, tetapi dilihat dari sikapnya yang baik,” ungkapnya.

(trisno suhito/ red38)

BERITA LAINNYA