Take a fresh look at your lifestyle.

Cegah Penyebaran Covid-19, Dibentuk Kampung Siaga

128

PEMALANG – Upaya pencegahan penularan virus Covid-19 di Kabupaten Pemalang terus dilakukan oleh semua pihak agar masyarakat tetap sehat. Salah satu langkah yang dilakukan oleh pihak Polres Pemalang yaitu membentuk kampung siaga Covid-19 di Desa Wanamulya, Kecamatan Pemalang.

“Pada hari Senin tanggal 13 April 2020 telah dilaksanakan pembentukan kampung siaga Covid-19 di Desa Wanamulya Kecamatan Pemalang. Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan bantuan kepada Kepala Desa Wanamulya berupa perlengkapan alat kesehatan dan Alat Perlindung Diri (APD),” ujar Kapolres Pemalang, AKBP Edy Suranta Sitepu, kemarin.

Dia mengatakan, salah satu tujuan dicanangkannya kampung siaga Covid-19 yaitu untuk membentuk kampung yang masyarakatnya mematuhi kebijakan pemerintah. Selain itu diharapkan pada masyarakat agar mengikuti dan mematuhi maklumat Kapolri terkait pencegahan virus Covid-19. Masyarakat diharapkan sadar akan bahaya virus covid-19 serta memunculkan tindakan pencegahan oleh masyarakat agar penyebaran virus tidak meluas. Dalam kesempatan tersebut dilakukan penyerahan secara simbolis alat- alat perlengkapan posko kampung siaga Covid 19 Oleh Kapolres dan Dandim 0711 Pemalang. Bantuan yang diserahkan kepada Kades wanamulya antara lain masker 1000 buah, handsanisteser 200 buah, tempat cuci tangan, sabun cuci tangan, alat semprot, helm, sarung tangan khusus semprot, dan alat pengukur suhu. Pihaknya menyampaikan bahwa pencegahan penyebaran covid -19 bukan menjadi tanggung jawab pemerintah namun menjadi tanggung jawab bersama dan masyarakat. Untuk itu diharapkan pada masyarakat agar berperan aktif dalam pencegahan penyebaran virus Covid-19.

“Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pembagian masker untuk pengguna jalan serta masyarakat Desa Wanamulya. Masyarakat setempat menyambut baik dengan adanya desa siaga Covid-19, dan mereka sebagian besar sudah paham cara pencegahannya,” imbuhnya.

Ia mengatakan, adanya kampung siaga Covid-19 diwacanakan bisa berperan dalam banyak hal, mulai dari sosialisasi terkait Covid-19, sterilisasi fasilitas sosial dan umum, mengaktifkan sistem keamanan warga, sistem informasi kesehatan warga. Pihaknya menghimbau pada warga untuk tidak melakukan aktivitas yang melibatkan banyak orang, seperti pertemuan, arisan, festival, perlombaan. Selain warga setempat, setiap tamu harus lapor 1×24 jam dan diperiksa kesehatannya ketika datang bertamu ke desa itu. Para warga bersama para penanggung jawab Kampung Siaga Covid-19 diinstruksikan agar meminta para pedagang makanan keliling menggunakan masker dan sarung tangan saat melayani pelanggan, hal itu sebagai salah satu upaya pencegahan penularan virus Civid-19.(Joko Widodo/Red_03)

BERITA LAINNYA