Take a fresh look at your lifestyle.

Cegah Korona, Polres Tegal Cek Suhu Tubuh Pemohon SIM

131

SLAWI-Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tegal  mulai melakukan pemeriksaan suhu tubuh bagi para pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM), Selasa (17/3).

Pemeriksaan suhu tubuh dilakukan menggunakan alat pengukur suhu tubuh termometer inframerah oleh petugas Dokkes Polres Tegal. Satu persatu pemohon SIM yang baru datang dicek suhu tubuhnya saat memasuki ruang pembuatan SIM.

Manakala terdapat pemohon yang suhu tubuhnya mencapai 38 derajat celsius atau lebih , maka akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Dokkes Polres Tegal.

Setelah dicek suhu tubuhnya, pemohon juga diminta mencuci tangan menggunakan hand sanitizer yang disiapkan di meja petugas. Cuci tangan dilakukan dengan enam langkah sesuai standar  Organisasi Kehehatan Dunia (WHO).

“Mari bu dicek suhu  tubuhnya dulu, setelah itu cuci tangannya dengan hand sanitizer ini ,”tutur Tri Yulianti, petugas kesehatan Dokkes sembari menyodorkan alat pengukur suhu tubuh di depan dahi salah satu pemohon SIM.

Tak hanya pemohon SIM yang melakukan pemeriksaan suhu, Kapolres Tegal AKBP Muhammad Iqbal Simatupang saat meninjau ruang pelayanan SIM,  meminta petugas Dokkes mengecek suhu tubuhnya.

Iqbal menyebutkan, pemeriksaan suhu tubuh dan mewajibkan pemohon SIM melakukan cuci tangan merupakan upaya pencegahan penyebaran virus Korona atau Covid-19.

Kapolres menyebutkan, sebelumnya Polres Tegal telah melakukan beberapa kegiatan pencegahan penularan Covid-19 . Diantaranya dengan mengajarkan cuci tangan standar WHO kepada siswa TK, SD dan SMP yang ada di Kota Slawi.

Selain itu melakukan kegiatan bersih-bersih fasilitas umum seperti terminal, tempat ibadah dan pasar serta Mapolres Tegal.

“Antisipasi penyebaran virus Korona kami lakukan dari dalam dulu. Kemudian di ruang pelayanan dilakukan pembersihan setiap hari  secara berkesinambungan menggunakan disenfektan,”terang Iqbal.

Sterilisasi menggunakan antiseptik juga dilakukan pada saat pemohon SIM akan diambil sidik jarinya.

Kasat Lantas Polres Tegal, AKP Faris Budiman menyebutkan, dengan merebaknya virus Korona, permohonan SIM saat ini turun sekitar 20 persen dari hari biasanya.

“Dari masyarakat mungkin juga mengurangi kegiatan di luar. Ada sedikit penurunan. Biasanya sehari ada 100 pemohon SIM, sekarang turun menjadi 70 sampai 80 pemohon,”sebutnya didampingi Kanit Regident Satlantas, Ipda Andi Susanto.

Langkah Polres Tegal mencegah penyebaran virus Korona mendapat apresiasi warga. Menurut Gabriel (40) warga Slawi Wetan, pemeriksaan suhu tubuh bagus untuk mengantisipasi penyebaran virus Korona. “Ya, bagus juga untuk mencegah penularan virus Korona,”sebutnya.

Pemeriksaan suhu tubuh juga dilakukan Dokkes Polres Tegal di Unit Pengelola Pendapatan Daerah (UPPD)/Samsat Kabupaten Tegal.

Petugas Dokkes memeriksa suhu tubuh wajib pajak. Selanjutnya wajib pajak diminta mencuci tangan menggunakan hand sanitizer di pintu masuk maupun pintu keluar ruang pelayanan pembayaran pajak.

Kepala UPPD Kabupaten Tegal, Toehoe Hardi menyebutkan, pihaknya menyiapkan hand sanitizer di empat pintu ruang pelayanan pajak dan BPKB.

“Selain wajib pajak, petugas UPPD Kabupaten Tegal juga diwajibkan mencuci tangan dan menggunakan masker,”jelasnya kemarin.

Prosedur ini juga diterapkan pada saat melakukan pelayanan Samsat Keliling di sejumlah Polsek dan Kantor Kecamatan di Kabupaten Tegal. (Sari/Red-06)

 

BERITA LAINNYA