Take a fresh look at your lifestyle.

Cari Masker ”Ketengan” Demi BMI di Hongkong

- Dikirim Lewat Kargo Bandara

115

DI sela-sela kesibukannya sebagai anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dan menjadi pengusaha, Candra Saputra tetap peduli dengan para Buruh Migran Indonesia (BMI) asal Pekalongan yang kini masih tinggal di Hongkong. Menurut informasi, saat ini mereka sangat membutuhkan masker dalam rangka meminimalisir terdampak penyakit corona yang saat ini sedang hebih di dunia. Sebab di negara itu, cukup sulit mencarinya lantaran hampir semua penduduk setempat berlomba-lomba datang ke toko masker dan memborongnya.
Mendengar kabar tersebut, Candra pun cukup terpanggil dan berinisiatif memberikan bantuan masker agar bisa dipakai BMI asal Pekalongan yang ada di Hongkong. Namun ternyata, ketika akan membeli barang itu ke sejumlah toko dalam jumlah ribuan, ternyata mengalami kesulitan. Akhirnya dia meminta bantuan kepada sahabat CS (Candra – Shinanta) yang dulu merupakan pendukungnya untuk mencarikannya.
”Sulit sekali mencarinya karena hampir sebagian besar toko yang menjual masker kehabisan stok,” kata dia kepada Suara Merdeka, kemarin siang.
Saking sulitnya, orang tuanya dan sahabat CS yang ada di Pekalongan ikut mencarikan sampai mendatangi ke sejumlah toko maupun apotik di sejumlah daerah seperti Tegal, dan lainnya. Itupun dalam mendapatkan barang tersebut tidak jumlah besar melainkan ”ketengan” atau eceran karena yang penting bisa dikumpulkan. Setelah mencapai ribuan masker dan terkumpul, Candra dari Jakarta langsung bertolak ke Semarang, kemarin pagi.
Setelah berada di bandara Ahmad Yani Semarang, sambil membawa sekitar 1.300 lembar masker yang sudah dikemas dalam dus menemui Cipto, petugas kargo bandara setempat. Biasanya, Candra datang ke kargo bandara Ahmad Yani untuk mengirimkan barang dagangannya berupa batik ke luar negeri supaya lebih cepat sampai di tujuan. Kali ini, tujuannya juga sama namun barang yang dibawanya bukan dagangan melainkan ribuan masker untuk BMI yang ada di negara Hongkong sehingga bisa secepatnya dimanfaatkan.
”Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan orang tua kami dan Sahabat CS karena telah turut membantu mencari masker. Mudah-mudahan kiriman ini bisa bermafaat bagi saudara kita yang ada di Hongkong dan insya allah kami akan mengirikannya lagi,” paparnya.

Kemudian anggota komisi II DPRD Kabupaten Pekalongan ini mengatakan mereka merupakan pahwalan bagi keluarganya masing-masing. Untuk itu, para BMI asal daerahnya di Hongkong maupun warga indonesia lainnya yang berada di luar negeri harus tetap semangat bekerja serta jangan pernah putus asa. Sebab pertolongan Allah itu selalu ada karena Allah selalu bersama orang-orang yang tak pernah putus asa. (Moch Achid Nugroho/R-8 )

BERITA LAINNYA