Take a fresh look at your lifestyle.

Canangkan UMKM Go Digital, Bupati Gandeng Perusahaan Startup Perkuat Literasi Digital

51

SLAWI, smpantura.com  – Mengawal program UMKM Kabupaten Tegal Go Digital yang dicanangkan Bupati Tegal Umi Azizah, Pemkab Tegal menggandeng perusahaan startup PT Kasyr Sibernetika Indonesia. Program
tersebut dicanangkan bupati di Trasa Co-working Space (TrackingSpace) Slawi sekaligus meresmikan UMKM Center , Senin (27/9).

Kerja sama tersebut dilakukan untuk memperkuat literasi digital pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Tegal dalam menggunakan perangkat teknologi informasi. Menurut Umi, banyak hal fundamental yang harus disiapkan pelaku UMKM sebelum memutuskan ”go digital” baik dari sisi produksi maupun distribusi.

Umi menyebutkan, dirinya menunjuk perusahaan Kasyr Sibernetika untuk mengawal program penguatan literasi digital tersebut. Sebab, aspek pembinaan sebagai lokus utama program tersebut memerlukan
sumber daya berkompeten menguasai lika-liku dunia digital yang sangat cepat perubahannya dan sarat unsur kreativitas. Bukannya tanpa alasan, selain belum memiliki sumber daya aparatur yang memadai untuk mengawal program digitalisasi UMKM, pendampingan pada pelaku UMKM millenial sebagai segmen utama penguatan literasi digital tersebut memerlukan cara tersendiri.

“Upaya pembinaan terhadap UMKM, utamanya yang millenial tentulah akan jauh berbeda. Berbeda dari banyak sisi, dari mulai cara berkomunikasi, cara kerja hingga mindset-nya, saya pastikan beda,” kata Umi.

Di era internet of things ini, lanjut Umi, anak muda millenial lebih menyukai bekerja tanpa terikat waktu dan menjalankan bisnisnya bisa dari mana saja seperti kafe atau co-working space, sepanjang itu
menyenangkan. “Sehingga jika ingin menghantarkan UMKM millenial kita sukses, maka style of communication, style of leadership kitalah yang harus menyesuaikan. Jangan memaksakan mereka untuk mengikuti cara kita
bekerja, pasti tidak akan nyambung. Ujung-ujungnya kita pula yang ditinggalkan,” ujarnya.

Sementara itu, CEO PT Kasyr Sibernetika Indonesia Edi Kurniawan mengatakan di tahap awal ini pihaknya akan memberikan edukasi kepada pelaku UMKM sebagai pengantar dan dilakukan pengelompokan sesuai
tingkat penguasaannya pada penggunaan perangkat digital. “Materi awal pelatihannya tentang laporan keuangan rugi laba, karena jika langsung ke e-commerce tapi pencatatan laporan keuangannya berantakan ya percuma. Strategi kami adalah mengajarkan bagaimana cara mengelola keuangannya terlebih dahulu. Setelah itu, baru masuk ke sesi pelatihan digital marketingnya dari mulai pemanfaatan media sosial hingga ke platform marketplace,” kata Edi, pria asli Kagok, Slawi.

Sementara itu, pada hari sebelumnya, Minggu (26/9) sore, telah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Tegal dengan PT Kasyr Sibernetika Indonesia tentang penguatan literasi
digital UMKM di Kabupaten Tegal di rumah dinas Bupati Tegal. Perusahaan IT yang membuka kantornya di lantai satu TrackingSpace ini juga dipercaya untuk merancang ulang aplikasi Lapor Bupati Tegal versi satu yang mengalami sejumlah kendala pada implementasinya.

(T04-red)

BERITA LAINNYA