Take a fresh look at your lifestyle.

Calon Bidan Perlu Kuasai Hypnoself

* Peningkatan Kualitas Lulusan D3 Kebidanan PHB Tegal

216

TEGAL – Di tengah tingginya angka kematian ibu saat melahirkan, calon bidan dinilai perlu menguasai ketrampilan dan kemahiran Hypnoself.

Karena itu dapat membantu ketenangan dan lebih rileks pasien saat proses persalinan.

Hal itulah yang kini dilakukan ratusan calon bidan di Prodi D3 Kebidanan Politeknik Harapan Bersama (PHB) Tegal.

Mereka berlatih menghipnotis diri sendiri (hypnoself), yang bermanfaat bagi kesehatan, dan dapat memotivasi diri untuk terus berkembang.

”Kegiatan ini memiliki sejumlah tujuan penting. Selain dalam rangka pembinaan karakter mahasiswa, juga dapat membuat lebih percaya diri terhadap kemampuannya di bidang akademik maupun nonakademik,” terang Kepala Prodi D3 Kebidanan perguruan tinggi itu Nilatul Izah SST MKeb.

Dia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan upaya peningkatan kualitas perkuliahan dan lulusan D3 Prodi Kebidanan PHB Tegal.

Karena hypnoself sangat bermanfaat bagi mahasiswa untuk meningkatkan motivasi belajar. Bahkan rasa tanggung jawab dan memiliki etika yang baik. Juga membantu pertumbuhan di lingkungan mahasiswa melalui kegiatan tersebut.

Karena itulah, agar benar-benar mahir dan terampil mempraktikkan hipnotis jenis tersebut, prodinya mengundang secara khusus Bidan Rugayah STr Keb Cht, untuk menggembleng mahasiswanya di bidang hypnoself, di Aula Gedung C, Kampus 1 perguruan tinggi tersebut.

Kepada para mahasiswa, Rugayah mengungkapkan, manfaat hypnoself antara lain dapat membuang rasa jenuh atau stres ringan.

Bahkan membantu membuang rasa malas, membuang rasa takut berlebihan (phobia).

“Hypnoself juga dapat membuang rasa sakit pada tubuh kita, membuka potensi dalam diri kita, membuka aura dan energi agar kita terus memiliki semangat hidup yang tinggi,” ungkap Rugayah.

Pendamping Baik

Bidan sekaligus pemilik Griya Hamil Sehat tersebut juga menyampaikan tugas bidan bukan hanya sebatas menolong persalinan.

Tapi juga diharapkan dapat menjadi pendamping perempuan yang baik, mengetahui dan memiliki solusi tentang keluhan-keluhan perempuan pada saat persalinan.

“Saat ini tenaga bidan perlu melakukan inovasi terkini tentang kebidanan untuk berkembang pada pribadi yang lebih mandiri salah satunya dengan belajar tentang hypnoself. Kemampuan ini juga dapat membantu pasien dalam proses persalinan atau ketika akan melahirkan,” terang Rugayah.

Gemblengan berkait hypnoself terhadap 118 mahasiswa semester II, IV dan VI Prodi Kebidanan perguruan tinggi vokasi itu, mampu memberi pencerahan yang positif.

Karena bidan tersebut juga menjabarkan tentang perlunya menguasai hipnotis tersebut bagi calon bidan yang kini masih menempuh kuliah.

Dia juga memberikan motivasi berkait gambaran bagaimana hebatnya menjadi seorang bidan, dan peluang kerja yang terus berkembang. Selain itu tantangan kedepan yang membutuhkan kualitas bidan yang mumpuni.

Menurut dia, terpenting adalah bagaimana menumbuhkan optimisme bahwa kelak akan menjadi bidan hebat, bidan yang kompeten, mahir dan memiliki etika yang diharapkan masyarakat dan lingkungan sekitar kita.(Riyono Toepra-red07)

BERITA LAINNYA