Take a fresh look at your lifestyle.

Cabuli Anak SMP, Pemuda Ini Diringkus Polisi

192

BREBES – Moh Ajid Ayatulloh Khameni (21), warga Dukuh Karang Salam Desa Mendala Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes, Jumat (2/8), digelandang ke Mapolres Brebes. Pemuda ini diringkus unit PPA Satreskrim Polres Brebes lantaran diketahui berbuat cabul terhadap anak gadis di bawah umur, yang masih duduk di bangku SMP

Bahkan, pelaku sudah melakukan aksi cabulnya sebanyak empat kali kepada korban. Aksi bejadnya itu dilakukan berawal dari berkenalan di media sosial Facebook. Pelaku yang bekerja sebagai buruh serabutan ini, kemudian kerap merayu korban melalui pesan di media sosial. Hingga akhirnya, pelaku mendesak korban untuk bertemu dan melancarkan aksi bejatnya.

“Awalnya pelaku ini berkenalan kepada korban lewat inbok facebook, kemudian dirayu dan diajak bertemu,” ucap Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono, kemarin.

Peristiwa itu, kata dia, terjadi pada bulan Juni 2019 lalu. Korban termakan bujukan untuk pergi ke rumah pelaku. Di rumah pelaku itu aksi cabul dilakukan sebanyak 4 kali dalam waktu dua malam berturut-turut.  Sejumlah barang bukti yang diamankan pihaknya, antara lain satu buah Baju Hem warna Biru tua kombinasi merah dan kuning motif Kotak – kotak, satu buah celana jeans warna hitam, satu buah celana dalam warna coklat, satu buah kerudung warna biru tua dan satu buah BH warna biru muda kombinasi putih. “Aksi cabul ini terbongkar setelah pelaku membalas sms dari korban yang meminjam hp milik orangtuanya. Hingga akhirnya orang tua korban mengetahui jika anaknya telah dicabuli pelaku. Untuk kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian,” jelasnya.

Akibat perbuatan cabul kepada anak di bawah umur, lanjut dia, palaku dijerat Pasal 81 UU RI nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perppu No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang – undang. “Ancaman hukumannya minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun pejaran,” tandasnya.

Untuk memcegah aksi predator anak dalam hal pencabulan, Kapolres menghimbau, khsusunya kepada para orang tua untuk lebih perhatian dan mengawasi anak-anaknya dalam menggunakan media sosial. “Jangan sampai terlena, karena sebagai orang tua masih bekewajiban mengontrol penggunaan medsos bagi anak-anak agar tak salah atau terjerumus dalam penggunaanya,” pungkasnya.

(Setiawan/ Red2)

BERITA LAINNYA