Take a fresh look at your lifestyle.

Cabuli Anak di Bawah Umum, Penjual Martabak Keliling Diringkus

122

BREBES – Usman (48) warga Desa Kedungbokor, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, tak bisa berkutik saat diringkus polisi, kemarin. Pria yang kesehariannya bekerja sebagai penjual martabak keliling itu ditangkap lantaran kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur. Pelaku ditangkap di rumah saudarannya, di Desa Temukerep, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, dan langsung dibawa ke Mapolres Brebes untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut.

Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono melalui KBO Reskrim Polres Brebes Iptu Triyatno mengatakan, kasus pencabulan di bawah umur itu terbongkar berawal dari laporan pihak keluarga korban. Korban adalah Ct (12), yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD). Atas laporan tersebut, pihaknya melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku. “Perbuatan cabul ini dilakukan pelaku pada 27 Juli lalu dan berhasil kami tangkap Senin (29/7) kemarin,” ujarnya.

Kasus itu, kata dia, berawal dari korban yang kerap membeli martabak pada pelaku. Bahkan, korban sudah menjadi langganan. Saat korban membeli itu, pelaku merayu dan mengajak korban untuk bersetubuh. “Dari hasil pemeriksaan kami, perbuatan pelaku ini bukan kali pertama, tetapi sudah yang kedua,” terangnya.

Atas perbuatan bejatnya itu, sambung dia, pelaku dijerat pasal 81 ayat (2) Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman minimal lima tahun penjara dan maksimal 15 tahun. “Saat ini pelaku dan sejumlah saksi, termasuk korban masih kami mintai keterangan lebih lanjut,” ucapnya.

Sementara pelaku Usman di depan penyidik mengaku, dirinya melakukan aksi cabul terhadap korban itu sebanyak dua kali. Pertama, dilakukan setelah Lebaran dan yang kedua beberapa hari yang lalu. “Dua kali, pertama setelah lebaran kemarin dan yang kedua beberapa hari yang lalu,” tuturnya.

(Setiawan/ red38)

BERITA LAINNYA