Take a fresh look at your lifestyle.

Buruh PHK Terdampak Covid-19 Dibantu Budidaya Ikan Lele

107
  • Program Padat Karya Polres Pekalongan Kota Peduli Buruh

PEKALONGAN – Sat Intelkam Polres Pekalongan Kota bekerjasama dengan DPC Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kota Pekalongan, membuat program padat karya melalui budidaya ikan lele untuk buruh PHK terdampak Covid-19. Budidaya ikan lele yang dipusatkan di Kelurahan Sapuro Kebulen RT 03 RW 06 Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan tersebut, diharapkan dapat membantu para buruh untuk tetap berkarya dan produktif di tengah pandemi. Hadir dalam launching program itu Kasat Intelkam Polres Pekalongan Kota AKP Muhammad Bisri SE, Sekertaris DPC SPN Kota Pekalongan Edy Susilo, Lurah Sapuro Kebulen Samigiyono, Ketua RT, serta jajaran pengurus SPN dan kaum buruh lainnya, akhir Agustus 2020 lalu.

Dalam kesempatan tersebut, ditebar 3.000 bibit iklan lele, di dua kolam terpal melingkar. Edy Susilo menyatakan atas nama DPC SPN, mengucapkan terimakasih kepada Polres Pekalongan Kota, yang sudah peduli kepada kaum buruh PHK atau di rumahkan akibat terdampak Covid-19, melalui program padat karya budi daya ikan lele dimaksud. Adanya program ini, kata dia, antara buruh bisa bekerja sama, semoga bisa bermanfaat. “PHK bukan suatu kiamat, dan kita percaya, dan ini lah mencoba untuk kawan-kawan buruh, untuk berkarya melalui budi daya ikan lele,” tegas Edy Susilo.

Lurah Sapuro Kebulen, Samigiyono menambahkan, sangat mengapresiasi adanya program tersebut. Pihaknya berharap, kaum buruh atau warga di RT 03, bisa menjadi pelopor, sehingga bisa diikuti warga lainnya, dimana banyak lahan tidur, bisa dimanfaatkan, seperti di lokasi budi daya ikan lele saat ini. Jika memang perlu, bisa dilakukan penanaman yang bermanfaat. “Untuk bibit tanaman sendiri, bisa kita ajukan ke Dinas Pertanian,” tutur Samigiyono. Sementara, Kapolres Pekalongan Kota AKBP Egy Andrian Suez, melalui Kasat Intelkam AKP Muhammad Bisri SE mengatakan, Virus Covid-19, kali pertama muncul di Indonesia sejak bulan Maret lalu.

Dan, kemunculannya tak diduga sebelumnya, sehingga sangat berdampak terhadap seluruh sendi kehidupan, termasuk sektor ekonomi terkena dampaknya, salah satunya banyaknya perusahaan yang tutup. “Kendati demikian, tetap harus semangat dan maju terus, khususnya kaum buruh. Mudah-mudahan, melalui program padat karya ini, bisa dirasakan manfaatnya bagi anggota SPN, dan kedepan bisa dikembangkan,” terang Muhammad Bisri. Pihaknya berharap, melalui program tersebut, bukan sekadar ceremoni belaka, dapat lebih dikembangkan, sehingga ada nilai manfaatnya bagi kaum buruh. (Kuswandi/Red9).

BERITA LAINNYA