Take a fresh look at your lifestyle.

Bursa Kerja Sediakan 10.000 Lowongan Kerja

137

SLAWI-Ribuan pencari kerja (pencaker)menyerbu bursa kerja yang diselenggarakan Kementerian Tenaga Kerja bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Tegal di GOR Tri Sanja, Slawi, Senin (2/9).

Hingga pukul 17.00 tercatat 2.307 pencaker mendaftarkan diri secara onlin di bursa kerja tersebut. Sementara 1.024 pencaker hadir di bursa kerja tersebut.

Bursa kerja yang diselenggarakan selama dua hari tersebut, 2-3 September 2019 diikuti 40 perusahaan dengan 96 jenis  posisi jabatan. Lowongan yang disediakan mencapai 10.000 lowongan, untuk bekerja di wilayah Kabupaten Tegal dan sekitarnya serta di luar Provinsi Jateng.

Beberapa perusahaan yang membuka lowongan kerja diantaranya,  PT Astra Autopart Group, PT Sakai Indonesia, PT  Astra Group, PT Gunung Slamat, PT Sebastian Jaya Metal, Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia , PT Champ Resto Indonesia, BTPN Syariah, RS Mitra Siaga, PT Summit Oto Finance, PT SKF Indonesia, PT Hamana Works Tira hingga LPKA Henita.

Bupati Tegal Umi Azizah saat membuka kegiatan tersebut menyatakan, sangat mendukung  diselenggarakannya bursa kerja  (job fair)  Kabupaten Tegal tahun 2019.

Menurut Umi, sinergitas antara perusahaan dan pemerintah ini mampu menjadi peluang terbuka bagi para pencari pekerjaan.

“Ini merupakan salah satu upaya dan sarana mengurangi pengangguran. Sehingga masalah pengangguran di Kabupaten Tegal secara bertahap bisa diselesaikan,” ungkap Umi.

Terkait dengan UMK di Kabupaten Tegal, Umi mengatakan bahwa Pemkab Tegal telah berupaya meningkatkan kesejahteraan warganya dengan meningkatkan UMK sebesar 8,03 persen dari tahun 2018 atau Rp 1.617.000 menjadi Rp 1.747.000,00.

“UMK ini terus kita sesuaikan dengan kebutuhan hidup layak di Kabupaten Tegal,” katanya.

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Tegal Moh Nur Ma’mun menyampaikan bahwa pada Desember 2018 jumlah penganggur di Kabupaten Tegal terdapat 53.550 orang.

Dengan banyaknya jumlah pengangguran itu, Ma’mun berharap job fair ini dapat menjadi sarana mempertemukan secara langsung pencari kerja kepada perusahaan pengguna tenaga kerja.

“Diharapkan mampu menyerap angkatan kerja sebanyak-banyaknya, sehingga dapat menekan angka pengangguran daerah,” ujarnya.

Ditambahkan Ma’mun, bagi para pencari pekerjaan yang akan mengikuti job fair tersebut dapat mendaftarkan diri terlebih dahulu melalui laman online e-bursakerja.kemnaker.go.id maupun datang langsung ke bursa kerja.

Staf Khusus  Kemenaker, Nur Nadlifah menyampaikan, bursa kerja diadakan di Kabupate Tegal, karena  melihat jumlahpencaker dari Kabupaten Tegal sangat tinggi. Menurut dia, pencaker di Kabupaten Tegal memiliki disiplin tinggi dan sikap yang baik.

“Masyarakat Kabupaten Tegal sangat gigih  bekerja. Di Jakarta banyak sekali warga Kabupaten Tegal. Pencaker dari Kabupaten Tegal juga sangat banyak, sehingga kenapa tidak job fair diadakan disini agar mereka bisa mengakses peluang dengan sangat mudah,”sebutnya.

Selain itu, pengembangan   investasi bergerak dari arah Kerawang-Bekasi ke Brebes-Tegal, karena UMP sangat murah dibandingkan Bekasi dan Karawang yang sudah mencapai Rp 4 juta, di Kabupaten Tegal masih Rp 1,747 juta. Hal ini menarik investor menanamkan investasi , apalagi harga tanah masih murah.

“Kalau kita tidak gencar dengan lowongan kerja disini, dengan pasar kerja disini, maka akan diisi dengan orang-orang dari luar Kabupaten Tegal,”sebutnya. (Sari/Red 6)

 

 

 

 

 

BERITA LAINNYA