Take a fresh look at your lifestyle.

Bupati Umi Azizah Orang Pertama Pendataan Keluarga 2021

- 447.594 Kepala Keluarga Jadi Target

113

SLAWI, smpantura.com – Sebanyak 447.594 kepala kelurga di Kabupaten Tegal menjadi target program pendataan keluarga tahun 2021. Pendataan keluarga yang dilakukan mulai 1 April sampai dengan 31 Mei 2021 ini akan dilakukan oleh 3.672 orang kader/petugas pendata.

Mengawali pendataan keluarga, Bupati Tegal Umi Azizah menjadi orang pertama yang didata oleh petugas pendata pada Kamis (1/4) pagi di rumah dinasnya.
Pendataan dilakukan secara langsung oleh kader sub pembantu pembina keluarga berencana desa (PPKBD) dan petugas penyuluh lapangan keluarga berencana (PLKB). Keduanya mengajukan beberapa pertanyaan terkait data kependudukan, data keluarga berencana dan daya pembangunan keluarga.

Turut mendampingi pendataan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Tegal, Elliya Hidayah dan jajarannya.

Pada kesempatan itu, Bupati Umi Azizah mengajak masyarakat Kabupaten Tegal untuk menyukseskan pendataan keluarga tahun 2021. Mengingat saat ini dalam masa pandemi Covid-19, baik petugas pendata maupun mayarakat diminta tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
Dengan data yang diperoleh dari program ini, bisa menjadi acuan atau dasar perumusan kebijakan yang tepat.

“Saya mengimbau warga untuk memberikan data yang senyata-nyata nya dan valid kepada petugas. Karena informasi yang diperoleh sangat penting dan insya allah bisa menjadi dasar penentuan kebijakan yang tepat. Jadi mari sukseskan program pendataan keluarga yang dimulai tanggal 1 April sampai dengan 31 Mei 2021,” imbau Umi Azizah.

Umi mengatakan, melalui kegiatan tersebut, akan dapat diketahui angka angka kasus stunting (kurang gizi), kependudukan, dan bisa diketahui mana saja rumah warga yang tidak layak, air, penerangan, kepemilikan sanitasi, dan lain sebagainya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Tegal Elliya Hidayah mengungkapkan, pendataan keluarga adalah kegiatan pengumpulan data primer tentang data pembangunan keluarga, data kependudukan, data keluarga berencana, dan data anggota keluarga. Pendataan dilakukan oleh masyarakat bersama pemerintah (BKKBN) secara serentak pada waktu yang telah ditentukan dan selanjutnya akan dilakukan setiap lima tahun sekali,melalui kunjungan keluarga dari rumah ke rumah.

Elliya menyebutkan, kelurga yang didata adalah yang telah tinggal du wilayah tersebut sekurang-kurangnya enam bulan. “Jika kurang dari enam bulan maka dipastkan keluarga tersebut berencana menetap di wilayah tersebut sekurang-kurangnya enam bulan,”jelasnya.

Selain data kependudukan, data keluarga berencana dan data pembangunan keluarga, kata Elliya, juga dilakukan pendataan deteksi stunting khusus bagi keluarga yang memiliki anak balita.

Elliya menyebutkan, pendataan keluarga ini diharapkan menghasilkan data individu by name by address yang berkualitas dari tingkat pusat, provinsi , kabupaten/kota , kecamatan, desa, RW/RT sampai ke tingkat keluarga , mengenai data profil pasangan usia subur (PUS), keluarga dengan balita, keluarga dengan remaja dan keluarga dengan lansia.

(T04-red) 

BERITA LAINNYA