Take a fresh look at your lifestyle.

Bupati Sidak Proyek di RSUD Batang

183

BATANG– Bupati Batang Wihaji melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Batang, Rabu (7/8). Wihaji melihat secara langsung perkembangan pembangunan Ruang Flamboyan yang sedang dikerjakan. Ruang ini nantinya ada rawat inap, Neonatal Intensive Care Unit (NICU) dan Pediatric Intensive Care Unit (NICU).

Bupati Wihaji mengatakan, sidak dilakukan supaya tidak terjadi kejadian yang sama, sebab pernah ada pembangunan gedung yang berhenti di RSUD Batang. Karena itu, dirinya ingin memastikan jangan ada lagi pembangunan gedung yang mangkrak.  ” Saya tengok hari ini. Saya akan berusaha untuk cek.  Ini untuk memastikan tidak ada masalah. Aturan harus  diikuti, dan pembangunan jangan sampai berhenti. Sebab kalau berhenti akan menimbulkan masalah, capai dan kasihan masyarakat,” ujarnya.

Dirinya meminta agar kontraktor bisa mengerjakan pembangunan gedung tepat waktu. Bagi pejabat pembuat komitmen (PPK) dan pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) harus melaksanakan tugasnya dengan baik. Ruang Flamboyan sendiri dibangun dengan anggaran Rp 6,1 miliar. Sesuai dengan kontrak, pembangunan gedung ini harus selesai pada 13 Desember 2019.

Dalam kegiatan ini, Wihaji melihat gedung IGD, berdialog dengan pasien dan keluarga pasien, serta berdiskusi dengan jajaran RSUD Batang. Wihaji juga meminta agar RSUD Batang terus memperbaiki pelayanannya. Jika masih ada kritik dari masyarakat harus segera diikuti dengan keseriusan melakukan perbaikan, terutama pelayanan di ruang IGD dan bangsal. Dirinya juga meminta agar jajaran RSUD Batang jangan sampai membedakan pelayanan kepada siapapun. Baik itu pasien pengguna BPJS maupun umum. Semua memiliki hak yang sama sesuai standar operational procedure (SOP).  ” Alhamdulilah pelayanan sudah tambah baik di RSUD Batang. Terpenting itu pasien dan keluarganya dilayani sebaik mungkin. Termasuk dengan perbanyak senyum bagi karyawan RSUD Batang saat memberikan pelayanan. Karena dengan pelayanan yang ramah serta banyak senyum, itu 50% bisa menyembuhkan orang sakit,” tuturnya.

Direktur  RSUD Batang dr Bekti Mastiajdi menjelaskan, pembanguna ruang rawat inap Flamboyan yang  dilengkapi dengan rawat inap, NICU (Neonatal Intensive Care Unit) dan PICU (Pediatric Intensive Care Unit). Untuk ruang PICU ada lima bad, lima ruang VIP anak, isolasi, ruang lantai atas untuk kelas II dan III ada 24 bad. Adapun progressnya sudah mencapai 6,33 persen.

” Ruang tersebut merupakan ruang anak dan ruang perawatan intensif untuk bayi, sampai usia 28 hari. Selain itu juga untuk anak-anak yang memerlukan pengobatan dan perawatan khusus, guna mencegah dan mengobati terjadinya kegagalan organ-organ vital,” tuturnya.

(Trisno Suhito/ Red2)

BERITA LAINNYA