Take a fresh look at your lifestyle.

Bupati Salurkan Bantuan Bagi Korban Bencana

99

BUMIJAWA-Bupati Tegal, Umi Azizah mengunjungi sekaligus menyalurkan bantuan bagi korban bencana kebakaran dan rumah roboh, Jumat (23/8).

Didampingi Ketua Baznas Kabupaten Tegal, Akhmad Rofiqi serta Wakil Ketua Baznas IV, Syafiq Zuhri, Umi memberikan bantuan sebesar Rp 10 juta kepada Muhammad Najib (31) warga Desa Begawat, Kecamatan Bumijawa.

Rumah Najib ludes dilalap api pada 17 Agustus sekitar pukul 01.15.

Api yang membesar juga membakar rumah Rinawati (26), adik Najib, yang bersebelahan dengan rumah Najib. Akibatnya, sebagian atap rumah Rina hangus terbakar.

Seperti Najib, Rina juga menerima bantuan dari Baznas sejumlah Rp 1 juta.

Umi berharap, bantuan dari pemerintah beserta Baznas dapat meringankan beban korban.

“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi panjenengan. Meskipun tidak besar, artinya pemerintah hadir dan turun tangan langsung melihat warganya yang terkena musibah,” ungkap Umi saat menyerahkan bantuan kepada korban.

Saat ditanya kronologis kejadian, Najib menceritakan bahwa kebakaran terjadi pada tanggal 17 Agustus 2019 pukul 01.15 WIB.

“Waktu itu rumah dalam keadaan kosong, saya beserta istri dan anak pergi untuk melihat Jambore Pramuka di Lapangan Bumijawa. Tiba-tiba saya mendapat kabar bahwa rumah saya terbakar, saya bergegas pulang,” ujarnya.

Usai meninjau korban kebakaran, Umi beserta rombongan bertolak menuju Desa Pacul Kecamatan Talang guna memberikan bantuan sebesar Rp 5 juta kepada korban rumah roboh.

Bantuan diberikab kepada Wakhyudi (35) warga RT 24 , RW 06 Desa Pacul.

“Kejadian pada Kamis 15 Agustus 2019 pukul 22.00 . Tiba-tiba bagian depan rumah roboh menyusul bagian tengah dan terus ke belakang,” terang Wakhyudi.

Sementara itu, Ketua Baznas, Akhmad Rofiqi menjelaskan mekanisme pengajuan bantuan ke Baznas. Ia menyebutkan, pengajuan terbagi menjadi dua, pengajuan kesehatan atau biaya perawatan rumah sakit, kemudian bantuan musibah kebencanaa

“Pemohon mengajukan surat permohonan bantuan yang ditandatangani kepala desa, camat beserta TKSK. Kemudian surat keterangan tidak mampu, dilampirkan fotocopy KTP, KK dan beserta foto pemohon. Untuk bantuan kesehatan, pemohon harus melampirkan estimasi anggaran biaya kesehatan atau surat keterangan rawat inap,” jelasnya.(Sari/Red 6)

BERITA LAINNYA