Take a fresh look at your lifestyle.

Krisis Keungan Persekat, Bupati Minta Manfaatkan Pemain Lokal

188

SLAWI – Krisis keuangan Persatuan Sepakbola Kabupaten Tegal (Persekat) belum ada solusi. Bupati Tegal Umi Azizah menyarankan Persekat untuk memanfaatkan pemain lokal. Hal itu dimaksudkan agar anggaran untuk membayar pemain lebih hemat.

“Persekat harus berani mengorbitkan pemain lokal, sehingga tidak membutuhkan anggaran besar untuk menyewa pemain dari luar daerah,” kata Umi Azizah, baru-baru ini.

Dikatakan, anggaran dari APBD II untuk Persekat memang tidak besar. Jika mengandalkan perusahaan swasta, tentu mereka juga belum berani berinvestasi. Berbeda dengan di Kudus yang berani berinvestasi untuk kemajuan olahraga sepak bola.

“Percaya saja dengan potensi (pemain) lokal. Maksimalkan turnamen-turnamen di tingkat desa. Itu bisa pakai Dana Desa (DD),” kata Umi Azizah, kemarin.

Dia yakin, pemain di desa banyak yang berbakat. Untuk mencari pemain yang berbakat, maka harus digelar turnamen antar desa. Menurutnya, apabila Persekat selalu mencari pemain dari luar daerah, tentu anggaran bakal membengkak.

“Kalau pakai pemain lokal lebih hemat. Ga perlu pakai pemain-pemain luar daerah yang memakan biaya besar,” ucapnya.

Sementara, Ketua Komite Olaharaga Nasional Indonesia (KONI) Cabang Kabupaten Tegal, Bambang Priyo mengaku setuju dengan ide yang disampaikan Bupati Tegal. Dia berujar, kompetisi sekelas Liga 3 Jateng tidak harus menghamburkan dana untuk kontrak pemain-pemain dari luar daerah.

“Liga 3 itu masih tingkat amatir, tidak perlu pakai pemain-pemain luar daerah. Pakai saja bibit-bibit lokal,” tandasnya. (Wiwit-red64)

BERITA LAINNYA