Take a fresh look at your lifestyle.

Bupati dan Kadinkes Tak Segan Ikut Flash Mob IDI-PDGI

119

SLAWI- Gebyar Pentas Aksi  dan Deklarasi ODF , Hari Kesehatan Nasional  ke-55 Tingkat Kabupaten Tegal, yang berlangsung di Taman Rakyat Slawi Ayu (Trasa), Minggu (8/12) berlangsung meriah. Berbagai kegiatan dilaksakan disana, diantaranya bakti sosial , donor darah  festival jamu gendong dan  deklarasi ODF.

Pada acara itu, dokter umum dan dokter gigi dari berbagai Puskemas dan rumah sakit di Kabupaten Tegal mempersembahkan flash mob IDI-PDGI. Dengan menggunakan kaos  seragam berwarna merah dipadu jas putih dan celana/rok, para dokter berjoged flash mob.

Tak segan-segan, Bupati Tegal Umi Azizah beserta  Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal dokter Hendadi Setiadji serta sejumlah tamu undangan langsung turut berjoget flash mob bersama puluhan dokter umum dan dokter gigi.

Flash mob diiiringi lagu-lagu yang akrab di telinga masyarakat, seperti Harvest Back to Nature, Haning , Senyum Sehat Senyum Indonesia , Ntah  Apa, Ubur-Ubur dan Gemu Famire.

Sembari joget  flash mob , para dokter yang dipimpin drg Laras Roro Ningtyas, sekaligus menyampaikan  beberapa pesan kepada masyarakat. Diantaranya hand hygiene atau cuci tangan pakai sabun (CTPS)  yang baik dan benar dan menjaga kesehatan gigi .

“Hand Hygiene merupakan kan hal paling mendasar dalam menjaga kesehatan. Masih banyak yang menyepelekan. Cuci tangan itu tidak sekadar membasahi tangan, kemudian dibasuh sabun. Ada langkah-langkah agar tangan bersih,” jelas Boeing Dewantari, salah seorang dokter Puskesmas Balapulang.

Demi tampil prima, tak hanya latihan di sanggar senam dengan dibimbing pelatih , mereka juga mengikuti gladi bersih di Trasa pada Sabtu (7/12) malam.

Jarak tempat kerja dengan sanggar yang jauh tak menghalangi para dokter untuk ikut latihan.  Diantaranya dilakukan  drg Laras Roro Ningtyas dari Puskemas Bojong serta dr Hanni Ramli dari Puskesmas Jatibogor, Kecamatan Suradadi.

“Tentu saja latihan kami lakukan usai melaksanakan tugas pelayanan di tempat kerja,”terang Laras.

Sementara itu, peringatan HKN ke-55 diisi dengan berbagai kegiatan lomba dan bakti sosial di Desa Karanganyar, Kecamatan Pagerbarang.

Pada kegiatan bakti sosial, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) melaksanakan pemeriksaan kesehatan, sedangkan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDG)  melaksanakan penyuluhan, pemeriksaan dan pengobatan gigi bagi warga setempat.

Kegiatan lain, yakni mengadakan pelatihan bantuan hidup dasar untuk masyarakat awam terutama desa yang sudah punya mobil siaga atau ambulans desa.

“Kami melatih para supir yang di desanya memiliki mobil siaga , untuk menolong kegawatdaruratan . Jadi mereka tahu apa yang harus dilakukan, sebelum pasien di bawa ke rumah sakit,”imbuh Kepala Dinkes Hendadi Setiadji . (Sari/Red-06)

BERITA LAINNYA