Take a fresh look at your lifestyle.

Bupati Brebes Siap Jadi Orang Pertama Divaksin Covid-19

- Tapah I Brebes Terima 2.000 Vaksin

94

BREBES – Bupati Brebes, Idza Priyanti mengaku siap untuk menjadi orang pertama di Brebes yang akan divaksinasi Covid-19. Hal itu dilakukan untuk memberi contoh kepada masyarakat bahwa vaksin anti corona ini aman. Sementara dalam distribusi tahap pertama, Kabupaten Brebes mendapat alokasi sebanyak 2.000 vaksin.

“Tentu saya saja siap (jika divaksin pertama-red), Pak Presiden saja siap, apalagi saya,” tegasnya kepada wartawan usai melantik ratusan pejabat di jajarannya, kemarin siang.

Bupati menegaskan, dirinya bersedia menjadi orang yang pertama divaksin, tidak lain untuk memberi contoh bagi warga Brebes. Sehingga, masyarakat tidak perlu khawatir jika nanti harus mendapat vaksin tersebut. “Kita warga masyarakat Brebes awal 2021 ini akan mendapat vaksin untuk menangkal Covid-19. Vaksin ini diberikan kepada masyarakat gratis,” tandasnya.

Menurut dia, dalam pemberian vaksin itu yang menjadi prioritas pertama adalah tenaga medis dan tenaga kesehatan. Kemudian, petugas yang menangani Covid-19, dan selanjutnya masyarakat umum. Untuk teknis vaksinasi tersebut nantinya akan ditangani Dinas Kesehatan. “Saat ini vaksin memang belum tiba di Brebes dan baru sampai di Semarang, yang selanjutnya baru didistribusikan ke daerah. Nantinya tenaga medis yang kami prioritaskan dan selanjutnya untuk masyarakat,” terang Bupati.

Dia meminta, ketika vaksin telah tiba di Brebes, seluruh masyarakat untuk bersedia divaksin. Pihaknya sampai saat ini juga masih menunggu petunjuk pelaksanaan (juklak) serta petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan vaksinasi. “Saya minta masyarakat untuk juga siap menjalani vaksinasi, manakala vaksin Covid-19 sudah didistribusikan ke Brebes,” sambungnya.

Sementara Kabid Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Imam Budi mengatakan, untuk pendistribusian tahap pertama Brebes mendapatkan alokasi sebanyak 2.000 vaksin. Saat ini vaksin tersebut sudah tiba di Semarang dan dalam tahap distribusi ke daerah-daerah seluruh Jateng. Jumlah vaksin yang diterima itu jelas masih kurang, jika dibandingkan masyarakat sasaran yang mencapai sekitar 1,4 juta orang. Itu termasuk tenaga medis, petugas yang menangani Covid-19, petugas pelayanan publik, golongan orang rentan Covid-19 hingga masyarakat umum. Bahkan, untuk prioritas pertama tenaga medis, jumlah vaksin yang nanti diterima masih kurang. Sebab, jumlah tenaga medis di Brebes ada sekitar 6.000 orang, sehingga nantinya akan dilakukan secara bertahap. “Yang jelas, tahap pertama kita akan menerima sebanyak 2.000 vaksin, dan ini diprioritaskan untuk tenaga medis,” pungkasnya. (*)

BERITA LAINNYA