Take a fresh look at your lifestyle.

Bupati Brebes dan Sejumlah Pejabat Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya

- Berkontak Dengan Bupati Pemalang

170

BREBES – Bupati Brebes Idza Priyanti bersama suaminya, H Warsidin menjalani rapid test dan swab di Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Rabu(22/7). Selain Bupati, 7 pejabat di jajaran Pemkab Brebes juga menjalani rapid test Covid-19. Mereka menjalani rapid dan swab lantaran mempunyai kontak dengan Bupati Pemalang, yang sebelumnya dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Bupati Brebes bersama sejumlah pejabat di Pemkab Brebes, sebelumnya berkontak dengan Bupati Pemalang, dalam acara offroad di Kabupaten Pemalang, Sabtu (19/7). Mereka bahkan nampak foto bersama dalam acara tersebut.

Non Reaktif dan Negatif

“Tadi pagi (kemarin-red) sekitar pukul 07.30, Bupati Brebes, Idza Priyanti menjalani rapid test di Dinas Kesehatan. Sebenarnya rapid test saja cukup, tetapi Bupati atas kesadaran sendiri minta di swab. Hasil rapid test Bupati non reaktif dan hasil swabnya juga negatif, ” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Brebes, dr Sartono, Rabu (22/7).

Sedangkan untuk suami Bupati, kata dia, hasil rapid test non rekatif. Sedangkan, hasil swabnya masih menunggu karena hinggan kini tim masih meluncur ke RSUD Brebes membawa sample swab dari Purwokerto. “Suami bupati Brebes ini, di rapid dan di swab di kantornya di Purwokerto. Petugas kami datang ke sana dan ini dalam perjalanan menuju RSUD Brebes. Kalau rapid test saat itu juga bisa diketahui hasilnya,” terang dia.

Sartono mengungkapkan, di samping Bupati dan suaminya, ada 7 pejabat lain yang di rapid test. Totalnya ada 8 pejabat yang mendampingi Bupati melaksanakan kegiatan di Pemalang. Sehingga, tinggal seorang pejabat yang belum di rapid dan rencananya sore ini. “Dari 7 pejabat ini, hasil rapid test seluruhnya non reaktif. Tinggal satu pejabat yang belum di rapid test dan kami masih menunggu,. Mereka tidak swab, karena rapid test sudah cukup,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, pemeriksaan itu dilakukan sesuai prosedur kesehatan. Dimana, ketika ada yang terlibat kontrak tracking, maka harus dilakukan rapid test. Untuk kontak trascing itu sebenarnya cukup melalui rapid test. Namun ketika yang bersangkutan melakukan swab itu akan lebih baik. “Jadi, untuk kontak tracking ini cukup dengan rapid test,” tandasnya

Sementara Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Covid-19 DPRD Brebes, Ghofar Mughni mengatakan, pejabat Brebes yang ikiut kegiatan di Pemalang perlu memeriksakan diri, apakah terbebas atau terpapar. Itu dimaksudkan agar masyarkat di Brebes nyaman. “Ini penting dilakukan, karena berkaitan dengan keamanan dan kenyamanan warga Brebes,” pungkasnya.

(setiawan-red2) 

BERITA LAINNYA