Take a fresh look at your lifestyle.

Bungkus Daging Kurban Pakai Daun dan Besek Bambu

77

BATANG- Masyarakat diminta menggunakan daun atau besek dari bambu untuk bungkus daging kurban pada Hari Raya Idul Adha. Pasalnya, penggunaan produk plastik sebagai bungkus tidak ramah lingkungan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Agus Riyadi, Rabu (29/7).

” Daun dan besek bambu sangat ramah lingkungan dan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Sampahnya juga bisa digunakan sebagai pupuk organik,” kata Agus.

Menurut Agus, penggunaan daun pisang, pepaya atau daun lainnya yang tidak terpakai bisa dijual. Selain itu besek bambu jadi laku, serta dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Ia juga mengimbau panitia kurban agar mencuci usus atau kotoran hewan kurban tidak dilakukan dan dibuang di sungai.

” Sebagian kecil masyarakat Batang masih mandi cuci kakus di sungai, maka lebih baik dicuci di pekarangan dan kotorannya dibuang di kubangan tanah yang mampu menyerap air,” katanya.

Dijelaskan pula, kotoran hewan kurban lebih aman dibuang di kubangan pekarangan karena bisa digunakan sebagai pupuk, dari pada dibuang di sungai.

” Alangkah baiknya pembuatan kubangan jauh dari pemukiman sehingga lebih aman,” katanya. (trisno suhito-red17)

BERITA LAINNYA