Take a fresh look at your lifestyle.

Buka Kelas Khusus Perangkat Desa

118

* Prodi STASP PHB Gandeng UT

TEGAL – Program Studi (Prodi) Sarjana Terapan Akuntansi Sektor Publik (STASP) Politeknik Harapan Bersama (PHB) Tegal, yang membuka kelas khusus untuk Perangkat Desa, secara serius mempelajari sistem pengajaran yang diterapkan di Universitas Terbuka (UT).

Menurut Ketua Prodi STASP PHB Tegal, Nurul Mahmudah SE MSi Ak CA, hal itu dilakukan karena sistem pengajaran dan kurikulum yang diterapkan diprodinya terus dikembangkan, untuk mencapai kualitas pengajaran dan lulusan yang diharapkan.

”Kelas khusus Perangkat Desa di prodi kami, mahasiswanya rata-rata sudah bekerja dan memiliki kesibukan tersendiri. Beberapa materi kuliahnya, tidak semua disampaikan dengan sistem tatap muka, tapi di era digital sekarang, sudah dapat dilakukan secara online atau melalui media internet,” ucap dia didampingi Staf Pusat Perencanaan Pengembangan dan Kerjasama PHB Arifia Yasmin SE MSi Ak.

UT, kata dia, sudah melakukan hal seperti itu lebih dulu, dan memiliki pengalaman yang dapat diterapkan diprodinya. Karena itulah pihaknya menggandeng perguruan tinggi tersebut, agar mendapatkan sistem yang saling menyempurnakan dalam perkuliahan yang diterapkan.

Menjalin Kerjasama

Karena itulah, lanjut dia, prodinya menjalin kerjasama dengan Fakultas Ekonomi (FE) UT. Kerjasama tersebut dilakukan pekan lalu. Dekan FE UT Dr Ali Muktiyanto SE MSi saat menerima rombongan dari PHB Tegal, memaparkan penerapan sistem belajar jarak jauh dan terbuka.

Istilah jarak jauh, kata dia, berarti pembelajaran tidak dilakukan secara tatap muka. Melainkan menggunakan media. Baik media cetak (modul), maupun non-cetak (audio, video, komputer atau internet, siaran radio, dan televisi).

“Makna terbuka adalah tidak ada pembatasan usia, tahun ijazah, masa belajar, waktu registrasi, dan frekuensi mengikuti ujian. Batasan yang ada hanyalah bahwa setiap mahasiswa UT harus sudah menamatkan jenjang pendidikan menengah atas (SMA atau yang sederajat),” tandas dia.

Ketua Program Studi Akuntansi Keuangan Publik UT Dr Noorina Hartati SE MSc menambahkan, kurikulum yang saat sekarang berjalan, sebenarnya masih terus dikembangkan. Antara lain, dengan melibatkan pertimbangan dari beberapa stakeholder dan asosiasi. Seperti Forum Dosen Akuntan Publik dan Ikatan Akuntansi Indonesia.

Sedangkan Ketua Juruan Akuntansi UT Dr Etty Puji Lestari mengungkapkan, selain sistem pembelajaran secara online, perguruan tingginya memiliki pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Hal itu dibuktikan dengan adanya jurnal organisasi dan manajemen (JOM) yang sudah terakreditasi Sinta 3. Juga memiliki jurnal Dimensi (Pengabdian Kepada Masyarakat) yang sudah memiliki banyak Index.(Riyono Toepra-red07)

BERITA LAINNYA