Take a fresh look at your lifestyle.

Bronjong Sungai Tanyem di Dukuhsalam Ambruk

117

SLAWI – Bronjong Sungai Tanyem di Desa Dukuhsalam, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, ambruk saat sungai tersebut meluap, beberapa pekan lalu. Ambruknya bronjong itu mengancam jembatan desa yang menghubungkan antarpedukuhan. Pemerintah Desa Dukuhsalam meminta segera dilakukan perbaikan.

“Sudah tiga kali dibronjong, tapi tetap ambruk. Mungkin pemasangan bronjong kurang tepat,” kata Kepala Desa Dukuhsalam, Agus Riyadi, Senin (16/3).

Dikatakan, bronjong yang dipasang di sebelah utara jembatan Sungai Tanyem, tergerus air sungai saat meluap pada dua pekan lalu. Intensitas hujan yang tinggi di wilayah atas membuat sungai dengan kedalaman sekitar lima meter itu, meruntuhkan bronjong sungai tersebut. Beruntung, hanya sekitar delapan dari puluhan meter bronjong yang ambruk.

“Bronjong itu juga untuk menahan pondasi jembatan. Jika terus tergerus, maka jembatan bisa roboh,” ujarnya.

Menurut dia, sebelumnya bronjong di bawah jembatan itu juga dibangun dengan model berundak. Namun, saat tergerus air sungai juga ambrol terbawa banjir. Ia berharap. Jika akan dilakukan perbaikan bronjong, dibuat melandai sehingga tekanan terhadap bronjong tidak terlalu kuat. Bronjong yang dibuat saat ini, terlalu curam sehingga air menggerus dasar bronjong yang membuat tidak mudah ambrol.

“Sungai juga butuh normalisasi agar air bisa lancar mengalir,” harap Agus.

Jika tidak segera diperbaiki, tambah dia, jembatan terancam ambruk. Kondisi itu akan menghambat aktivitas warga RW 6 yang dihuni sekitar 1.200 jiwa. Kendati ada dua jembatan yang berukuran lebih kecil, namun jembatan tersebut lebih dekat untuk ke pusat kota.

“Semoga segera bisa diperbaiki sebelum jembatan roboh,” pungkasnya. (Wiwit-red03)

BERITA LAINNYA