Take a fresh look at your lifestyle.

Brebes Expo Dibuka, Pengujung Keluhkan Stand Pameran Panas

146

BREBES – Pameran pembangunan Brebes Expo dalam rangka memeriahkan HUT ke-74 Kemerdekaan RI secara resmi dibuka Bupati Brebes, Idza Priyanti, Kamis malam (15/8). Pembukaan pameran produk unggulan yang digelar di kompleks GOR Sasana Krida Adhi Karsa itu cukup meriah, ditandai dengan pesta kembang api.

Namun saat penggunjung berkeliling melihat ke dalam stand pameran, mereka mengeluhkan kondisinya yang panas. Hal itu membuat pengunjung merasa tidak nyaman karena merasa kegerahan dan berkeringan. Tak hanya para pengunjung dari masyarakat umum yang berkeringat karena panasnya udara di dalam stand pameran, dengan model bangunan tertutup tersebut, sejumlah pejabat Pemkab Brebes juga terlihat berkeringat.

Pameran Brebes Expo kali ini, digelar di dalam tenda raksasa. Minimnya siskulasi udara membuat stand pameran dalam tenda panas. Sementara jumlah kipas angin yang disediakan belum cukup menambah sirkulasi udara yang penggap.

“Rasanya tidak nyaman, panas sekali di dalam sini, gimana pengunjung mau betah melihat pameran ini,” keluh Wawan (42), salh seorang pengunjung Brebes Expo asal Kelurahan Brebes.

Keluhan senada lontarkan Heru (30), pengunjung lainnya. Menurut dia, kondisi di dalam ruang tempat pameran digelar tidak nyaman karena panas. Padahal tenda besar yang digunakan untuk Brebes Expo itu cukup megah. Namun saat masuk, rasanya gerah hingga berkeringat. “Saya baru lihat beberapa stand pameran sudah berkeringat begini,” keluhnya.

Kosong
Menurut dia, tak hanya ketidaknyamanan saat melihat pameran, kondisi stand juga terlihat banyak yang kosong. Hal itu membuat pameran terasa kurang gebyar. “Saya lihat di dalam kurang gebyar, apalagi banyak stand yang kosong. Cek saja di bagian belakang mas, masih banyak yang kosong,” ujarnya.

Sekda Pemkab Brebes Joko Gunawan mengatakan, adanya keluhan masyarakat itu akan menjadi masukan Pemkab Brebes, sebagai bahan evaluasi dalam pelaksanaan Brebes Expo tahun depan. “Nanti kita evaluasi agar kedepan masyarakat lebih nyaman. Kalau pelaksanaan Brebes Expo secara tertutup, saya kira akan lebih rapih dan aman,” jelasnya.

Sementara Ketua Panitia Peringatan HUT ke-47 Kemerdekaan RI Kabupaten Brebes Seksi Pameran, Zaenudi AK mengatakan, tetap nantinya akan ada evaluasi. Sedangkan terkait banyaknya stand yang kosong, ia menjelaskan, itu karena jumlah yang dipesan melebihi dari peserta yang mendaftar. Namun jika dibanding tahun lalu, jumlah peserta saat ini mengalami peningkatan, dari 100 peserta menjadi 130 peserta. “Jadi ini bukan karena faktor lain, tetapi karena memang ukuran tenda yang dipesan kelebihan sehingga ada yang kosong. Dari total 200 stand yang disediakan, terisi sebanyak 130 stand,” paparnya.

(Setiawan/ red2)

BERITA LAINNYA