Take a fresh look at your lifestyle.

BPN Kota Tegal Bagikan 1.500 Sertifikat Tanah Program PTSL

158

 

TEGAL-Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tegal membagikan 1.500 sertifikat tanah warga dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Secara simbolis serifikat hak milik (SHM) milik warga itu dibagikan Wali Kota Tegal Dedy Yo Supriyono di Gedung Olah Raga (GOR) Wisanggeni Kota Tegal, Senin (30/9).

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono yang hadir menyerahkan langsung sertifikat kepada masyarakat merasa bersyukur. Ia  mengapresiasi BPN, karena program PSTL telah membantu masyarakat Kota Tegal dalam mengesahkan tanah milik mereka.

Dan, proses penerbitan sertifikasi ini bisa dilakukan dengan relatif cepat hanya dengan 5 bulan, target dalam tahun 2019 sudah terselesaikan.

Dengan diterbitkannya sertifikat atas tanah, berarti masyarakat sudah mendapatkan kepastian hukum, secara legatitas mereka sudah aman, karena sudah memegang sertifikat.

Dengan diterbitkan dan diserahkannya sertifikat kepada masyarakat, imbuh Dedy, bagi mereka yang membutuhkan bisa digunakan untuk jaminan pinjam modal untuk usaha atau keperluan yang produktif, bukan untuk keperluan yang konsumtif. “Dipinjamkan boleh asal jangan hal-hal yang konsumtif,” pungkas Dedy.

Kepala BPN Kota Tegal Siyamto mengungkapkan, serifikat tanah yang dibagikan tersebut merupakan sertifikat yang dibuat dari bidang tanah yang sebelumnya memang belum berbentuk sertifikat dan masuk dalam program pemerintah.

Ia mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, terutama Pemkot Tegal melalui bantuan kecamatan dan kelurahan program PTSL bisa berjalan dengan baik.

Dia mengemukakan, Kota Tegal mendapatkan target dari Kepala Kantor Wilayah BPN Jawa Tengah 1.500 sertifikat hak atas tanah.  Paling lambat harus diselesaikan secara tuntas pada 30 September 2019.  Namun target tersebut dapat diselesaikan BTN/ATR kota Tegal lebih cepat, yakni pada 30 Juni 2019, dan sengaja diserahkan secara bersama-sama.

Menurutnya penyerahan sertifikat ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat agar memberikan kepastian hukum hak atas tanah yang dimiliki.

Ia juga menjamin keabsahhan sertifikat yang diserahkan kepada masyarakat. Sebab menurutnya sertifik tersebut diterbitkan dengan tatacara dan prosedur yang sebagaimana mestinya dan status hukumnya sama dan sah dengan sertifikat yang diterbitkan di luar program PTSL.

Saat ini, pihaknya tinggal menyelesaikan 5 persen bidang tanah yang belum bersertifikat dari 82.000 sertifikat yang merupakan target awal penaertifikatan tanah keseluruhhan di Kota Tegal. Dengan kata lain BPN Kota Tegal secara keseluruhan sudah menyelesaiakan 95 persen target pensertifikatan di Kota Tegal. (Setyadi/Red4)

BERITA LAINNYA