Take a fresh look at your lifestyle.

BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Petani dan Nelayan

150

TEGAL – BPJS Ketenagakerjaan ikut berperan dalam melindungi petani dan nelayan yang ada di wilayah Provinsi Jateng. Mereka merupakan para pekerja formal maupun informal yang bergerak di bidang usaha kecil menengah, baik yang tergabung dalam perusahaan maupun bekerja sendiri sebagai nelayan.

Hal itu disampaikan Deputi Direktur  Wilayah Jateng – DIY BPJS Ketenagakerjaan, Suwilwan Rahmat disela-sela menghadiri acara Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) yang digelar di Taman Teknologi Pertanian Tegal, Selasa (12/11).

“BPJS Ketenagakerjaan juga melindungi seluruh pekerja yang tergabung dalam perusahaan maupun yang bekerja mandiri. Kami atau negara hadir untuk melindungi para petani maupun nelayan,” katanya.

Suwilwan mengemukakan, jumlah petani dan nelayan di Provinsi Jateng yang sudah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan sudah cukup banyak. Untuk nelayan tercatat sebanyak 41.045 orang dan petani sebanyak 14.067 orang. Mereka selama ini dilayani di 11 Kantor Cabang BPJS Ketenagarakerjaan di Jateng. Dari jumlah tersebut nelayan yang sudah masuk BPJS Ketenagakerjaan terbesar berada di wilayah Tegal dan Kudus. “Untuk di Tegal sekitar 18.000 nelayan dan di Kudus sekitar 19.000 nelayan,” katanya.

Dia menambahkan, selama ini untuk program petani dan nelayan disesuaikan dengan regulasi, minimal untuk jaminan masih sama dengan pekerja yang lain. Namun dalam pelayanan terus diupayakan untuk ditingkatkan dalam memberikan perlindungan. Oleh karena itu, pihaknya juga bekerjasama dengan instansi terkait termasuk pemerintah, khususnya di bidang nelayan, seperti di wilayah Tegal dan Jepara. “Perizinan akan dilakukan pengecekan oleh instansi terkait agar ketika melaut para nelayan bisa nyaman,” ujarnya. (Wawan Hoed/Red1)

BERITA LAINNYA