Take a fresh look at your lifestyle.

BPJS Kesehatan Beri Relaksasi bagi Peserta yang Menunggak Iuran

106

PEKALONGAN-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Pekalongan memberikan relaksasi bagi peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri yang menunggak iuran.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan Niken Sawitri menjelaskan, pada masa pandemi Covid-19, BPJS Kesehatan memberikan kemudahan bagi peserta mandiri/ PBPU yang menunggak iuran dengan memberikan relaksasi iuran. “Peserta mandiri yang menunggak iuran lebih dari enam bulan, diberi relaksasi bayar tujuh bulan, maka kepesertaan bisa aktif kembali,” terangnya.

Niken mencontohkan, apabila peserta mandiri menunggak selama 24 bulan, ia hanya cukup membayar tunggakan iuran enam bulan dan iuran satu bulan berjalan. Dengan membayar iuran tujuh bulan tersebut, maka kepesertaan bisa aktif kembali.

Berdasarkan data BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, sepanjang Januari hingga 26 Agustus 2020, tercatat ada 194.109 pesera mandiri yang menunggak dengan tunggakan sebesar Rp 115 miliar. Menurut Niken, dengan adanya program relaksasi tersebut, jumlah peserta yang menunggak semakin berkurang. “Semula kolektifitas iuran 60 persen. Dengan adanya program relaksasi ini, kolektifitas iuran naik 69 persen,” sambungnya.

Lebih lanjut Niken menjelaskan, setiap hari empat orang petugas melakukan telecollecting atau menelpon para peserta mandiri yang menunggak iuran. Mereka diberi kesempatan untuk memanfaatkan program relaksasi tersebut.

Para peserta mandiri yang menunggak iuran tersebut, bisa melunas tunggakan dengan datang ke Kantor BPJS Kesehatan atau bisa melalui mobil JKN. Peserta juga bisa melunasi tunggakan melalui kader JKN. “Kami berharap, peserta yang menunggak bisa mempergunakan kesempatan ini. Pelunasan pembayaran tunggakan diberi kelonggaran sampai Desember 2020,” jelasnya. (K30)

BERITA LAINNYA