Take a fresh look at your lifestyle.

BPJAMSOSTEK Tegal Siapkan Data Rekening Calon Penerima Bantuan

256

TEGAL – BPJAMSOSTEK Cabang Tegal membenarkan adanya bantuan dari pemerintah berupa uang senilai Rp 600 ribu perbulan kepada karyawan swasta yang digaji di bawah Rp 5 juta per bulan. Skema dan kriteria bantuan subsidi berdasarkan data kepesertaan dari BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) dan lembaga lainnya. Penerima subsidi gaji tersebut adalah pekerja yang aktif sebagai kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala BPJAMSOSTEK cabang Tegal, Novri Annur mengatakan saat ini BPJamsostek masih dalam proses mengumpulkan data nomor rekening peserta yang terdaftar dalam pekerja BPJAMSOSTEK melalui kantor cabang di seluruh Indonesia. “Data itu valid seperti nama dan nomor KTP yang tertera sebagai pekerja yang terdaftar di BPJAMSOSTEK,” katanya.

Selain itu Novri mengatakan, bahwa pemerintah sebelumnya sudah memberikan bantuan ratusan juta untuk berbagai macam bantuan seperti bantuan yang disalurkan kepada masyarakat miskin, bantuan berupa sembako dan yang belum tersentuh yaitu bantuan untuk sektor pekerja. “ Jadi tugas kami sebagai lembaga yang diminta oleh pemerintah dari mulai hari senin sampai dengan hari Jumat, kami akan mengumpulkan data beserta nomor rekening peserta yang tergabung dalam BPJAMSOSTEK untuk di laporkan langsung ke pemerintah,” ujarnya.

Novri juga menambahkan, secara teknis bantuan tersebut langsung di lakukan oleh pemerintah dan dan bukan kewenangan dari BPJAMSOSTEK. “Kami Cuma menyampaikan kepada perusahaan yang sudah mendaftarkan diri ke dalam BPJS Ketenagakerjaan agar bisa mendukung program yang dilakukan oleh pemerintah dengan cara melaporkan data untuk para pekerja yang bergaji di bawah Rp. 5 juta rupiah ke BPJAMSOSTEK Melalui Bagian Administrasinya,” tambahnya.

Novri juga berharap, wdanya bantuan ini diharapkan pemberi kerja (perusahaan) dan tenaga kerja ikut proaktif menyampaikan data nomor rekening dimaksud sesuai skema dan kriteria Pemerintah. “Harapan kami agar disampaikan dulu untuk kemauan pemerintah tentang data tenaga kerja yang ingin menerima bantuan agar di validasi oleh pemerintah secepatnya mudah-mudahan kuota yang diinginkan pemerintah dan sektor pekerja bisa terpenuhi semua,” tandasnya. (Wawan Hoed/Red1)

BERITA LAINNYA