Take a fresh look at your lifestyle.

BLT Desa di Brebes Segera Direalisasikan, Tiap KK Miskin Rp 600 Ribu

- Bantuan Selama Tiga Bulan

1.154

BREBES – Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa, untuk penanggulangan dampak ekonomi akibat pendemi virus korona, bakal segera direalisasikan di Kabupaten Brebes. Setiap Kepala Keluarga (KK) miskin akan menerima dana bantuan sebesar Rp 600.000 tiap bulannya, selama tiga bulan ke depan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinpermades) Kabupaten Brebes, Subagya mengatakan, anggaran program BLT desa bersumber dari pencairan Dana Desa tahap pertama. Sesuai Peraturan Menteri Desa (Permendes), pencairan dana desa tahap I itu diprioritaskan untuk penanganan Covid-19 di desa, BLT desa dan Padat Karya Desa. “Anggaran BLT desa saat ini sudah siap, dan sebagian sudah standby di Rekening Kas Desa (RKD), pada bank yang telah ditunjuk,” ujarnya, Kamisn(16/4).

Sesuai data di instansinya, jelas dia, dari total 292 desa di Brebes ada 110 desa yang saat ini pencairan dana desa tahap pertamanya sudah berada di RKD. Sebanyak 128 desa lainnya, masih proses pencairan. Sisanya, 54 desa sudah mengajukan tetapi berkas tidak lengkap, dan harus diperbaiki. “Saat ini desa juga sedang mendataan calon penerima BLT desa ini. Setelah data difinalisasi melalui musyawarah desa dan dilaporkan bupati, bantuan bisa disalurkan,” jelasnya.

Menurut dia, sesuai peraturan tersebut BLT desa diperuntukan bagi warga miskin yang terdampak covid-19, dan tidak masuk dalam daftar penerima Program Keluarga Harapan (PKH), program Bantuan Pemerintah Non Tunai (BPNT) serta kartu prakerja. Pendataan calon penerima BLT desa tersebut, dilakukan relawan desa, yang datanya kemudian difinalisasi melalui musyawarah desa dan diketahui Bupati melalui camat setempat. “Sesuai Permendes ini, penerima BLT desa akan mendapatkan bantuan Rp 600.000 per KK. Bantuan ini diberikan selama tiga bulan ke depan, mulai April hingga Juni,” terangnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, dalam pengalokasian BLT Desa itu pemerintah pusat juga telah memberikan rambu-rambunya. Bagi desa yang menerima dana desa di bawah Rp 800 juta, alokasi bagi BLT Desa sebesar 25 persennya. Kemudian, bagi penerima dana desa antara Rp 800 juta hingga Rp 1,2 miliar dialokasikan sebesar 30 persennya. “Sedangkan bagi yang di atas Rp 1,2 miliar dialokasikan sebesar 35 persennya,” pungkas dia.

(setiawan-red2)

BERITA LAINNYA