Take a fresh look at your lifestyle.

Tertib Kirim Laporan SIINas, Perusahaan di Tegal Dapat Ini

TEGAL, smpantura.com – Setiap perusahaan industri wajib menyampaikan data industri yang akurat, lengkap dan tepat waktu secara berkala kepada Menteri, Gubernur dan Walikota.

Demikian ditegaskan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Tegal, R Heru Setyawan, saat membuka Bimbingan Teknis Pengisian Data Industri Melalui Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas), Selasa (15/2) kemarin.

Berlangsung di Hotel Riez, Bimtek diikuti oleh 40 peserta yang merupakan admin dari perusahaan industri di Kota Tegal serta IKM yang tergabung dalam Asosiasi Perajin Industri Kecil Siap Mengembangkan Ekonomi Tegal (APIK BANGET).

“Dengan Bimtek ini diharapkan industri di Kota Tegal melakukan registrasi di SIINas, sehingga terdata di Kementerian Perindustrian RI, serta tertib dalam penyampaian laporan semesteran,” ungkap Heru.

Laporan dari pelaku usaha industri ini, lanjut dia, juga diperlukan oleh Pemerintah Kota Tegal untuk melihat perkembangan industri di Kota Tegal, baik dari sisi produktivitas maupun tenaga kerja.

Bila industri maju, diharapkan dapat menyerap tenaga kerja lebih banyak. Di sisi lain, penyiapan tenaga kerja yang berkompeten dapat meningkatkan produktivitas industri.

Sebagai bentuk apresiasi atas pelaporan secara tertib dan tepat waktu, Kepala Disnakerin memberikan piagam penghargaan kepada 10 perusahaan yang telah menyampaikan laporan Semester II Tahun 2021.

Sementara, Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Perindustrian RI, Wulan Aprilianti mengatakan, indikasi suatu perusahaan masih aktif beroperasi dapat dilihat melalui laporan SIInas.

Disebut Wulan, SIINas merupakan tatanan prosedur dan mekanisme kerja yang terintegrasi meliputi unsur institusi, sumber daya manusia, basis data, perangkat keras dan lunak.

Termasuk pula jaringan komunikasi data yang terkait satu sama lain dengan tujuan untuk penyampaian, pengelolaan, penyajian, pelayanan serta penyebarluasan data dan atau informasi Industri.

Di masa pandemi, perusahaan industri yang melakukan kegiatan produksi harus memilik Izin Operasional Mobilitas dan Kegiatan Industri (IOMKI) yang diajukan melalui SIINas, dan secara berkala mengirimkan laporan secara online.

Pengelola Data Statistik Pusdatin Kementerian Perindustrian, Rahmat Trisandy secara langsung memberikan tutorial kepada peserta tentang cara registrasi di SIINas hingga mengisi data pembangunan dan data produksi di SIINas. (T03-red)

BERITA LAINNYA