Take a fresh look at your lifestyle.

Produk Unggulan Craft Kota Tegal Raih Terbaik III

Kegiatan Produk Unggulan dan Potensi Kabupaten/ Kota se-Jawa Tengah.

TEGAL, smpantura.com – Prestasi gemilang kembali ditorehkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, menjelang akhir tahun. Kali ini perolehan terbaik III berhasil dipersembahkan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Tegal.

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono didampingi Kepala Disnakerin, R Heru Setyawan menerima penghargaan produk unggulan kategori craft atau kerajinan dalam ajang Kegiatan Produk Unggulan dan Potensi Kabupaten/ Kota se-Jawa Tengah.

Penghargaan tersebut diberikan Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah pada Malam Apresiasi Penganugerahan Duta Seni Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah, di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Rabu (22/12) malam.

Kepala Disnakerin, Kota Tegal, R Heru Setyawan menyampaikan bahwa home industri logam Kota Bahari dinilai sebagai produk terbaik tiga tingkat Jawa Tengah.

Heru berharap, produk logam akan semakin berkualitas dan berdaya saing, seiring dengan dihibahkannya mesin dan peralatan dari Pemkot Tegal di tahun 2021 ini.

Selain itu, pada 2022 nanti, Pemkot Tegal berencana akan merevitalisasi bangunan eks-dapur industri di Jalan Cempaka, Kelurahan Mangkukusuman, sebagai sentra mini kerajinan logam.

“Kita juga mendorong pelaku usaha logam untuk segera mengesahkan koperasi yang dimiliki, agar bisa menjadi wadah untuk berkolaborasi dan bersinergi, mengembalikan lagi kejayaan Tegal sebagai Jepangnya Indonesia,” ujar Heru dalam rilis yang diterima smpantura.com, Kamis (23/12).

Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah, B Dyah Emy Margareta menyebut, penghargaan yang diberikan untuk produk unggulan daerah dibagi menjadi dua kategori, yaitu kain (batik, tenun, lurik dan bordir) dan craft atau kerajinan.

Penentuan kabupaten/ kota terbaik merupakan hasil penjurian dari Kabid Industri Non Agro, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jateng, Yayuk Amirahayuningsih, Kabid Bina Usaha dan Pemasaran Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah Jateng, July Emmylia, Dosen DKV Udinus Semarang, Godam Eko Saputro, dan Lisa Fitria owner brand tex-Style, Heart and Feel.

“Kami berharap kerjasama ini akan tetap berlangsung dengan baik karena tujuan penilaian adalah memberikan motivasi, mengajak para perajin untuk tetap menyajikan sesuatu hal yang menarik tanpa menghilangkan originalitas Jawa Tengah serta melestarikan seni dan warisan budaya tradisional Jawa Tengah,” ucapnya. (T03-red)

BERITA LAINNYA