Take a fresh look at your lifestyle.

Pengusaha di Tegal Wajib Susun Struktur dan Skala Upah

TEGAL, smpantura.com – Para pengusaha dan perusahaan di Kota Tegal, wajib untuk menyusun struktur dan skala upah bagi para pekerjanya, menyusul dikeluarkan Surat Edaran Wali Kota Tegal Nomor 561/ 003 tentang Struktur dan Skala Upah di Perusahaan Tahun 2022.

Hal itu sejalan dengan ditetapkannya Surat Keputusan Gubernur Nomor 561/39 Tahun 2021 tentang upah minimum pada 35 kabupaten/ kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022.

Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Tegal, R Heru Setyawan mengatakan, SE Wali Kota dikeluarkan dalam rangka menciptakan hubungan industrial yang harmonis, dinamis dan berkeadilan.

“Termasuk juga untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para pekerja atau buruh di Kota Bahari,” ungkap Heru saat ditemui smpantura.com, Rabu (8/12) kemarin.

Disebut dalam SE Wali Kota, setiap pengusaha wajib untuk menyusun struktur dan skala upah dengan memperhatikan golongan, jabatan, masa kerja, pendidikan dan kompetensi pekerja atau buruh.

Dalam penyusunannya, pengusaha juga harus mempertimbangkan minimal inflasi sebesar 1,28 persen dan laju pertumbuhan ekonomi sebesar 0,97 persen dari upah minimum Kota Tegal.

“Kami akan melakukan pendampingan terhadap pengusaha dalam penyusunan struktur dan skala upah serta melakukan pemantauan terhadap tindak lanjut SE ini,” pungkasnya.

Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Satuan Pengawas Tenaga Kerja wilayah Pekalongan dalam pengawasan pelaksanaan penyusunan struktur dan skala upah pada perusahaan di Kota Bahari.

“Para pengusaha wajib menyampaikan hasil penyusunan itu kepada kami paling lambat pada 31 Desember 2021 dalam bentuk surat pernyataan,” tegasnya.

Sementara itu, HRD Pasifik Mall Tegal, Catur Atmi memaparkan, sejauh ini para pegawai di Pasifik Mall telah mengetahui dan memahami UMK yang sudah ditetapkan atas banyak dasar. Pihaknya juga menyatakan siap menerapkan aturan terkait pengupahan tersebut.

“Dari tahun ke tahun kita selalu berkomitmen untuk mengikuti aturan yang ada. Di Januari 2022 nanti kita juga siap menyesuaikan UMK kepada 38 pegawai,” ucapnya. (T03-red)

BERITA LAINNYA