Take a fresh look at your lifestyle.

Badan Kredit Desa Berubah Jadi Perseroan Daerah

404

.Pemkab Buka Lowongan Komisaris dan Direksi

PEMALANG – Badan Kredit Desa (BKD) akan menjadi perseroan terbatas (PT) Lembaga Keuangan Mikro (LKM) BKD. Karena itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang membuka kesempatan kepada masyarakat untuk menjadi pimpinan/direksi dan komisaris perusahaan perseroan daerah (Perseroda) tersebut.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda, Fera Djoko Susanto mengatakan tujuan perubahan tersebut untuk meningkatkan kinerja secara internal agar lebih berperan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.”Pembentukan Perseroda memberi kesempatan kepada masyarakat yang ingin menjadi komisaris dan direksi, pengumuman perekrutannya bisa dilihat di situs resmi Pemerintah Kabupaten Pemalang,”kata Fera, kemarin.

BKD ini melaksanakan kegiatannya di desa-desa di Pemalang sebagai salah satu penyangga perekonomian di masyarakat desa. Kemudian adanya regulasi berupa perubahan dari desa menjadi kelurahan pada 11 desa di Kabupaten Pemalang maka BKD yang semula dikelola desa menjadi tanggungjawab Pemkab.

Adapun penggabungan BKD bertujuan agar lebih bisa meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui pembiayaan riil ekonomi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Penggabungan dari BKD-BKD ini dari sisi permodalan membuatnya lebih leluasa dalam menjalankan tugas lantaran modalnya menjadi lebih besar.

Lebih lanjut Fera menjelaskan bahwa lembaga PT LKM BKD cakupannya adalah pedagang-pedagang kecil seperti pedagang asongan, dasaran dan kaki lima. Selama ini mereka menjadi sasaran para rentenir, peminjaman melalui perorangan atau di Pemalang dikenal dengan sebutan bank titil atau bank seset yang bunganya tinggi dan memberatkan.

Adapun perubahan kelembagaan itu menurut Fera merupakan amanat Undang-Undang (UU) nomor 1/2013 yang ditindaklanjuti dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 13/2014 tentang Penyelenggaran LKM. Dari dasar hukum inilah BKD kemudian diberikan pilihan untuk bertranformasi menjadi Badan Perkreditan Rakyat (BPR) atau LKM.

Untuk menjadi BPR maka modal minimalnya adalah Rp 8 miliar dan BKD modalnya belum mencapi jumlah tersebut. Sementara untuk LKM bentuknya bisa menjadi dua macam yakni perseoran atau koperasi. Untuk koperasi BKD tidak memenuhi unsur koperasi seperti yang sudah diatur oleh UU nomor 25/1992 tentang Perkoperasian.

Karena itu dipilih bentuk PT dengan sebutan Perseroan Daerah (Perseroda) Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Badan Kredit Desa (BKD) Kabupaten Pemalang atau disingkat PT LKM BKD Perseroda.

“Perubahan bentuk lembaga membawa konsekuensi perubahan anggaran dasar, mengisi rekruitmen direksi dan komisaris,”ungkapnya. Namun untuk wilayah kerja, masih sama dengan sebelumnya yakni sesuai keberadaannya di masing-masing kelurahan.(Ali Basarah)

BERITA LAINNYA