Take a fresh look at your lifestyle.

Besok, Pelatihan Jurnaliatik Kasek SD dan SMP Bersama Suara Merdeka Dibuka

160

BREBES – Pelatihan jurnalistik bagi para kepala sekolah (Kasek) SD dan SMP di Kabupaten Brebes bersama Harian Suara Merdeka dibuka hari ini, Senin (7/10), di Aula SMP Negeri 2 Brebes. Rencananya, kegiatan yang dilaksanakan Harian Suara Merdeka dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes itu, akan dibuka Bupati Brebes, Idza Priyanti.

“Besok (hari ini-red), pelatihan jurnalistik bagi Kasek SD dan SMP se Kabupaten Brebes resmi dibuka, dan rencananya pembukaan oleh Bupati Brebes. Semua persiapan sudah 100 persen,” ungkap Koordinator Bisnis Suara Merdeka Tegal, Wawan Hudiyanto

Dia mengatakan, pelatihan itu akan dilaksanakan di lima titik. Yakni, dua titik di wilayah pantura Brebes, meliputi di Aula SMP N 2 Brebes yang menjadi tempat pembukaan, dan di Aula Kecamatan Bulakmba pada Selasa 8 Oktober. Kemudian, dua titik di wilayah Brebes selatan, meliputi di Aula SMP N 1 Bumiayu pada 9 Oktober dan di Aula SMP N 2 Bumiayu pada 10 Oktober. “Terakhir, kami melaksanakan pelatihan ini di Aula SMK Bina Bangsa Kersana untuk wilayah Brebes Tengah, pada 12 Oktober. Total peserta sedikitnya 960 orang dan satu titik rata-rata pesertanya 200 orang,” terangnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, pelatihan jurnalistik dilaksanakan, tidak lain untuk berbagi ilmu kepada kepala sekolah mengenai jurnalistik, agar mereka juga bisa ikut serta aktif dalam meningkatkan budaya menulis. Di sisi lain, pelatihan tersebut diberikan karena keprihatinan atas banyaknya kasek yang menjadi korban tindakan oknum yang mengatasnamakan jurnalis atau wartawan.

“Dengan pelatihan ini, kami harapkan para kesek mengetahui dan memahami dunia jurnalistik, sehingga mereka bisa ikut meningkatkan budaya menulis, khususnya di lingkungan sekolah. Tak hanya itu, dalam momentum ini, kami juga ingin mensosialisaaikan rubrik suara guru di Suara Merdeka Suara Pantura. Rubrik baru ini kami berikan untuk membantu guru dalam penulisan karya artikel populer sebagai syarat sertifikasi,” ujarnya.

Ia berharap, adanya rubrik suara guru juga bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mengasah kemampuan menulis para guru, di Kabupaten Brebes.

(setiawan-red)

BERITA LAINNYA