Take a fresh look at your lifestyle.

Bertanding dengan 10 Pemain, Persekat Tetap Menang

202

SLAWI – Tren permainan Persatuan Sepakbola Kabupaten Tegal (Persekat) di Liga 3 Jateng tetap konsisten. Dalam tiga kali pertandingan di Grup 1, Laskar Ki Gede Sebayu itu tak pernah terkalahkan. Tim kebanggan masyarakat Kabupaten Tegal tersebut, tinggal menyisakan satu pertandingan melawan Persiku Kudus.

Pertandingan antara kedua tim berjalan cukup menarik dari awal laga yang digelar di Stadion Tri Sanja Slawi, Minggu sore (21/7). Meskipun bermain di kandang lawan, PSD Demak tetap percaya diri dan mampu mengimbangi permainan anak-anak Persekat. Melalui kombinasi Aufal Afda dan striker Rendi Reovaldo, PSD Demak beberapa kali merepotkan lini pertahanan Persekat yang dikomandoi sang kapten, Didi Wanto Ismail. Meskipun demikian, di menit ke 28 justru Persekat yang unggul terlebih dahulu. Melalui aksi individual Akbar yang melewati lini tengah PSD Demak dan membawa bola hingga mulut gawang. Akbar menyelesaikan peluang dengan tendangan keras yang tidak dapat dihalau kiper PSD Demak, Fajrul Falah. Kedudukan 1-0 tersebut bertahan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, PSD Demak bergerak cepat dengan terus menggempur pertahanan Persekat. Kondisi tersebut memaksa barisan pertahanan Persekat sering melakukan pelanggaran. Hasilnya, di menit 49 bek kiri Persekat, Fahmi Hi Ishak menerima kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan. Namun, bermain dengan 10 orang justru memantik semangat Laskar Ki Gede Sebayu. Dalam kondisi tertekan, melalui serangan balik cepat, sebuah through pass lambung dari lini tengah berhasil dikejar striker flamboyan Persekat, Abdul Ghani. Lolos dari tekanan Rofiul Hadi, sepakan akurat Abdul Ghani mendarat mulus di pojok gawang Fajrul Falah untuk kedua kalinya. Gol dari Abdul Ghani tersebut menjadi gol terakhir dalam laga ini dan membawa Persekat kembali meraih 3 poin penuh.

Asisten pelatih Persekat, coach Handoyo mengomentari permainan anak asuhnya. “Anak-anak bermain dengan bagus, lugas, dan luar biasa. Instruksi pelatih dari awal hingga akhir telah diterapkan dengan baik. Meskipun di pertengahan babak kedua hanya bermain dengan 10 orang, anak-anak dapat menjaga semangat dan justru menambah poin” terangnya.

Hal senada juga dilontarkan pemain Persekat, Akbar, pencetak gol pertama. “Saya sangat bangga dengan gol yang berhasil diciptakan, tetapi itu semua tetap merupakan hasil kerja keras dan kekompakan tim. Terima kasih juga untuk para suporter yang telah datang mendukung,” katanya.

Kemenangan tersebut menjadi kemenangan ketiga berturut-turut tim besutan coach Hidayat. Hasil ini membawa Persekat untuk sementara memimpin klasemen Grup 1 dengan poin 9 hasil 3 kali kemenangan, disusul Persiku Kudus yang membuntuti di peringkat kedua dengan raihan 6 poin. (Wiwit-red64)

BERITA LAINNYA