Take a fresh look at your lifestyle.

Berseteru Dengan Wakilnya, Dedy Yon Tetap Fokus Jalankan Roda Pemerintahan

83

TEGAL – Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menyatakan tetap fokus menjalankan roda pemerintahan, di tengah perseteruannya dengan Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi. Hal itu ditegaskan Dedy saat ditemui di Pringitan Kompleks Balai Kota setempat, Kamis (25/2) siang.

Kepada wartawan, Dedy mengaku telah mengadukan Muhamad Jumadi ke Polda Jawa Tengah, Rabu (24/2) melalui kuasa hukumnya. Pengaduan tersebut, berkaitan dengan dugaan rekayasa kasus yang merugikan nama baiknya.

Saat disinggung sejauh mana kasus tersebut, Dedy enggan berkomentar lebih jauh. Dia telah menguasakan sepenuhnya kasus tersebut kepada Ketua Umum Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi (GNPK) RI, H M Basri Budi Utomo. Sebab, memasuki dua tahun masa kepemimpinannya di Kota Tegal, Dedy mengaku lebih fokus untuk menjalankan program pemerintahan.

“Tetap fokus ke roda pemerintahan dan pelayanan publik. Permasalahan itu sudah saya kuasakan kepada GNPK-RI,” tegasnya.

Ditemui terpisah, Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi mengaku belum mengetahui adanya laporan kuasa hukum Dedy Yon ke Polda Jawa Tengah.

“Saya belum tahu soal itu. Saya juga tidak bisa dijelaskan di sini. Nanti saat ada undangan dari Polda, akan saya sampaikan ke publik,” katanya.

Di hadapan wartawan, Jumadi kembali membantah ketidakharmonisan hubungannya dengan Dedy Yon. Meski demikian, dia masih menunggu diundang Dedy. Sebab, sejak melakukan dinas luar kota pada 11 Februari 2021 lalu, dirinya belum bertemu dengan Dedy.

“Terakhir bertemu sebelum dinas luar. Saya sudah berkomunikasi dengan Sekda, untuk bisa bertemu dengan beliau (Wali Kota-red),” bebernya.

Sementara, kuasa hukum Dedy yang juga Ketua Umum GNPK-RI Basri Budi Utomo saat dihubungi membenarkan jika dirinya sudah mengadukan dugaan rekayasa kasus Wali Kota Tegal tersebut ke polisi. Pengaduan itu merujuk pada surat kuasa khusus Wali Kota Tegal, Dedy Yon tertanggal 24 Februari 2021.

Basri juga menjelaskan ihwal dugaan rekayasa kasus tersebut. Dia mengatakan, pada tanggal 9 Februari 2021 sekitar pukul 02.00 WIB, saat pengadu (Dedy Yon) berada di kamar Century Park Hotel di Jakarta pada 9 Februari 2021 sendirian. Tiba-tiba, datang empat personel anggota kepolisian yang mengaku dari Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

Kemudian mereka melakukan pemeriksaan badan dan penggeledahan. Namun demikian, Wali Kota Tegal bersih dari narkoba. Termasuk pada saat dites urine hasilnya menunjukkan negatif.

“Sangat disayangkan, bahwa dari keterangan dan pengakuan dari anggota Polda Metro Jaya tersebut, informasi itu bersumber dari keterangan Wakil Wali Kota Jumadi,” katanya. (*)

BERITA LAINNYA