Take a fresh look at your lifestyle.

Berjalan 15 Km, Puluhan Anggota Polri Jalani Pembaretan di Polres Brebes

144

BREBES – Jajaran Polres Brebes menggelar tradisi pembaretan bagi para anggota barunya, kemarin. Untuk mengikuti proses itu, mereka harus menempuh medan cukup berat, dengan berjalan kaki sejauh 15 kilometer (Km).

Prosesi pembaretan dilakukan langsung Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono didampingi isterinya. Pembaretan merupakan tradisi yang dilaksanakan di lingkungan Polres Brebes bagi anggota Polri yang mulai melaksanakan tugas di Mapolres Brebes, setelah mereka menyelesaikan pendidikannya. Tradisi pembaretan diikuti sebanyak 24 personel baru yang akan ditempatkan di Mapolres Brebes.

Kegiatan diawali dengan longmarch menuju beberapa pos yang telah ditentukan. Mereka telah melewati pelatihan dan pengujian kegiatan mulai dari beladiri Polri, penggerebekan dan beberapa game kerja sama tim. Adapun rute lintas medan ini berlngsung selama tiga hari, dimulai dari jalir selatan, Karangsawah Kecamatan Tonjong – Margasari – Jatibarang, Kota Brebes dan finishnya Mako Polres Brebes. Sejumlah anggota Polres Brebes jug ikut mengawal longmuch tersebut.

Rangkaian kegiatan pembinaan tradisi diakhiri dengan upacara penyiraman air kembang dan penyematan baret secara simbolis oleh Kapolres Brebes didampingi Ketua Cabang Bhayangkari Brebes, Siska Aris Supriyono bersama pejabat utama Polres dan Kapolsek jajaran kepada Bintara remaja yang sedang melaksanakan tradisi pembaretan tersebut.

“Pembaretan penerimaan Brigadir Remaja ini sudah menjadi tradisi. Tujuanya untuk menumbuhkan kesadaran nilai moral awal sebagai Brigadir Polri yang baru untuk dapat menghadapi tantangan tugas yang akan datang di wilayah hukum Polres Brebes,” ujar Kapolres Brebes AKBP, Aris Supriyono.

Selain itu, kata dia, pembaretan juga berfungsi untuk pembinaan karir personel serta kegiatan organisasi yang berkesinambungan. Setelah pembaretan, kata Aris, mereka ditempatkan sebagai bintara unit Dalmas Sat Sabhara Polres Brebes. “Sat Shabara ini merupakan ujung tombak pasukan yang memiliki peran penting seperti antisipasi huru hara, untuk itu kalian harus mempunyai fisik dan mental yang kuat,” katanya.

Dihadapan puluhan para bintara baru, Kapolres menekankan agar selalu mengingat agar menjadi Polisi yang humanis dan promoter (profesional, modern dan terpercaya) dalam bertugas, melalui pendekatan dan perilaku yang baik di lingkungan masyarakat.

“Tetap semangat dalam menjalankan dinas dan menerapkan pola kerja penuh disiplin. Berikan yang terbaik kepada masyarakat, dan bukan arogansi. Dan juga jangan sakiti hati masyarakat,” pungkasnya.

(Setiawan/ red)

BERITA LAINNYA