Take a fresh look at your lifestyle.

Warga Tanyakan Sosialisasi Rumah Singgah Covid-19

176

PEMALANG – Sejumlah warga Kelurahan Mulyoharjo, Kecamatan menanyakan tidak adanya sosialisasi penggunaan gedung PGRI untuk rumah singgah perawatan pasien Covid-19. Tiga orang perwakilan warga kemudian mendatangi Posko Penanggulangan Covid-19 di pendopo Kabupaten Pemalang untuk menyampaikan aspirasinya, Selasa (7/4) malam pukul 22.00.

Salah satu warga, Rabadi mengatakan warga di RW 9 menyayangkan penggunaan gedung PGRI untuk rumah singgah lantaran tidak ada sosialisasi terlebih dahulu dari pemerintah sehingga begitu mengetahui bahwa gedung di wilayahnya difungsikan seperti itu warga merasa ketakutan.

 

“Untuk itu kami datang menanyakan apa alasan dipilihnya gedung PGRI padahal ada gedung lain, kami minta adanya sosialisasi pada warga sehingga mereka tidak cemas,”kata Rabadi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang, Mohamad Arifin didampingi juru bicara Gugus Kerja Covid-19, Tutuko Raharjo, mengatakan pemilihan gedung PGRI berawal dari kapasitas rumah sakit yang sudah penuh. Menurut dia
sebelumnya ada empat alternatif gedung yang akan dipakai yakni Gedung PGRI, Gedung Serbaguna, Rumah Sakit Harapan Sehat dan Panti Jompo. Namun dengan berbagai pertimbangan dan kebetulan ada penawaran dari pengurus PGRI akhirnya keputusan dipilih gedung PGRI.

“Memang karena keterbatasan waktu kita tidak sempat melakukan sosialisasi, akan tetapi jika warga meminta akan dilakukan. Namun yang pasti keberadaan rumah singgah aman bagi masyarakat dan lingkungan,”ujarnya.

Sementara itu Kabag Ops Polres Pemalang, Kompol Alkaf Chaniago menjelaskan penanganan di rumah singgah sudah ada prosedurnya sehingga aman dan tidak membahayakan. “Perlu kami tegaskan bahwa apabila ada terjadi segala sesuatu maka yang akan melakukan penanganan adalah TNI dan Polri, sesuai Maklumat Kapolri,”ujarnya.(Ali Basarah)

BERITA LAINNYA