Take a fresh look at your lifestyle.

Polda Jateng Terjunkan Tim ke Tegal Cek ”Kampung Tangguh Nusantara”

366

* Jadi Percontohan New Normal dan Perangi Covid 19
* 1.142 KK Belum Terima Bantuan Sosial

TEGAL – Tim Polda Jateng dipimpin langsung Kabag Binops Roops AKBP Budi Agus Setiawan mengecek langsung keberadaan ”Kampung Tanggung Nusantara” di Kota Tegal, Selasa (9/6).

Pengecekan diawali dengan meninjau Pos Siskamling di RW 10 Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan.

Kemudian dia berjalan kaki sejauh 200 meter bersama rombongan, didampingi Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo SIK MH, menuju Pendopo ”Raden Mas Cilik” Kelurahan Randugunting.

Turut mendampingi Kapolsek Tegal Selatan Kompol Juharno, Camat Budi Saptaji, Lurah Randugunting Duryani, Ketua RW 10 Abu Asnadi, Ketua FKPM Agus Suhara, tokoh masyarakat, tokoh agama. Kasat dan Kabag Polres Tegal Kota.

Sampai di pendopo, AKBP Budi Agus Setiawan selain memberikan wejangan penting berkait memutus rantai penyebaran virus korona, juga memberikan bantuan beras, dan alat pelindung diri (APD) seperti masker.

”Kalau bapak, ibu, para pemuda, maupun remaja di sini sehat, pasti akan kuat ketahanannnya dalam melawan virus korona. Karena itulah, terus jaga kesehatan agar virus tidak menular. Pakai masker kalau keluar rumah, rajin cuci tangan, jaga jarak dan jangan sering bersentuhan seperti bersalaman. Sanggung ya,” ucap Budi Agus Setiawan, yang dijawab warga dengan ”Insya Allah sanggup” secara bersamaan.

AKBP Budi Agus setiawan menambahkan, keberadaan ”Kampung Siaga Covid 19” dan ”Kampung Tangguh Nusantara”, akan terus dipantau jajaran Polda Jateng, dengan berkoordinasi polres di tiap daerah.

Mengecek Langsung

Dia yang juga perwira pengamat wilayah (Pamatwil) dan ditunjuk langsung Kapolda Jateng untuk mengecek kondisi daerah-daerah, yang telah mendirikan kampung seperti itu, memberi laporan langsung ke pimpinan.

Antara lain, berkait perkembangan terakhir upaya memutus rantai penyebaran virus tersebut, dan situasi perekonomian maupun kesehatan berkait daerah yang sudah menerapkan ”New Normal”.

Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo SIK MH mengatakan, target dengan mendirikan ”Kampung Siga Covid 19” dan ”Kampung Tangguh Nusantara”, mampu meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan warga menjalankan protokol kesehatan.

”Jika warga tertib dan disiplin mematuhi aturan, tentu akan sulit tertular virus korona. Juga dengan new normal atau tatanan kebiasaan baru, akan membantu memulihkan perekonomian masyarakat secara bertahap. Jadi inilah konsep kampung tangguh nusantara,” ucap dia.

Camat Tegal Selatan Budi Saptaji mengatakan, mengapresiasi bantuan sosial kepada warga wilayahnya yang sangat membutuhkannya.

Karena selama ini masih banyak warga yang terus membutuhkan bantuan sembako dan kesehatan di masa pandemi virus korona.

Sebagai catatan, wilayahnya seluas 137,85 Ha, dihuni 18.425 jiwa yang berada di 89 RT dan 12 RW. ”Ada 2.805 KK warga kurang mampu yang harus dibantu. Sedangkan yang sudah mendapat bantuan sebanyak 1.663 KK,” ucap dia.

Bantuan yang sudah disalurkan, antara lain, 757 paket sembako dari Pemkot Tegal, 287 paket sembako dari Pemprov Jateng, 283 bantuan sosial tunai dan 336 bantuan pangan nontunai dari pemerintah pusat.
Warga yang belum menerima bantuan sama sekali sekitar 1.142 KK.

”Alhamdulillah, ada tambahan bantuan dari rumah sakit, perusahaan, perbankan dan warga lainnya yang peduli, untuk membantu warga yang belum menerima bantuan. Jumlahnya sekitar 680 paket sembako,” ucap dia.(Riyono Toepra-red07)

BERITA LAINNYA