Take a fresh look at your lifestyle.

Tiba di Bumijawa, Santri Discreening dan Dapat Edukasi Pencegahan Covid-19

212

BUMIJAWA- Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Bumijawa melakukan screening kesehatan dan memberikan  edukasi kewaspadaan dini terhadap wabah corona virus disease 2019 (Covid-19) di area parkir Cotel Bumijawa, Rabu (8/4).

Screening dan edukasi diberikan kepada para santri yang baru pulang dari Pondok Pesantren Mafatihul Huda Al Ihsani Gondang Legi, Malang, Jawa Timur, mulai pukul 02.30 sampai dengan 06.30.

Satu per satu santri diukur suhu tubuhnya. Selanjutnya dikumpulkan di area parkir Cotel untuk mendapatkan edukasi pencegahan penyebaran virus Covid-19. Diantaranya sering melakukan cuci tangan menggunakan sabun dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Ketika sampai di rumah para santri diimbau tidak melakukan kontak langsung dengan keluarga sebelum mandi dan dilarang memegang benda yang ada. Pakaian yang dikenakan juga harus segera direndam dengan menggunakan sabun deterjen .

“Kami minta untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari, wajib menggunakan maskerwalaupun tidak ada keluhan sakit . Apabila dalam kurun waktu 14 hari ke depan ada keluhan, segera melaporkan kepada petugas kesehatan yang terdekat, bidan desa atau perawat melalui telepon atau pesan singkat,” terang Camat Bumijawa, Susworo.

Hasil screening yang dilakukan, 151 santri yang datang menggunakan tiga armada bus ini, tidak ada yang mengeluh sakit. Selanjutnya mereka akan dipantau selama 14 hari ke depan.

Susworo menyebutkan, hingga 8 April 2020 jumlah pemudik di wilayah Kecamatan Bumijawa mencapai 4.375 orang dan tersebar di 18 desa. Dari jumlah 4.375 orangm terdiri atas 3.293 pria dan 1.082 perempuan.

“Pemudik paling banyak di Desa Dukuhbenda sebanyak 717 orang, dan paling sedikit di Desa Guci sebanyak 103 orang. Jumlah pemudik kami perkirakan akan terus bertambah,”sebutnya.

Screening dan edukasi pencegahan penyebaran Covid-19, kata Susworo, sebelumnya  juga dilakukan terhadap puluhan santriwati dan santriawan yang pulang dari Pondok Pesantren di Kediri, Jawa Timur pada 1 April lalu. (Sari/Red-06)

 

 

 

 

BERITA LAINNYA