Take a fresh look at your lifestyle.

Ternyata Roro Mendut Pernah Jualan Rokok, Ini Kisahnya

127

SLAWI, smpantura.com – Cerita Roro Mendut Seri 4 dengan judul Eling Pertunjukan Rakyat Virtual yang dilakukan seniman FK Metra Kabupaten Tegal ‘Gemregah’ menjadi sejarah cikal bakal berdirinya Cukai. Diceritakan, Roro Mendut terpaksa berjualan rokok karena harus membayar pajak setiap hari kepada Tumenggung Wiroguno, sebagai sarat untuk tidak menikahi Tumenggung Wiroguno.

Pertunjukan Rakyat Virtual yang dilakukan seniman FK Metra merupakan lanjutan sosialisasi Gempur Rokok Ilegal yang dilakukan oleh Kantor  Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai TMP C Tegal di Pendopo Amangkurat Pemda Tegal, Jumat malam, (29/10). Kemasan pertunjukan diracik dengan apik oleh Dalang Wayang Pring dari Desa Balamoa, Ki Sri Widodo dengan Sanggar Sekar Arum, yang berkolaborasi dengan Dagelan Putra Punduh dari Desa Kepunduhan yang dipimpinan Marjo Klengkam Sulam.

Dikisahkan, Roro Mendut yang menolak lamaran Tumenggung Wiroguno harus membayar pajak setiap hari kepada Tumenggung Wiroguno. Pajak itu sebagai syarat untuk tidak menikahi oleh  Tumenggung Wiroguno. Untuk mendapatkan uang itu, Roro Mendut lalu berjualan rokok yang lintingannya direkatkan dengan air liurnya.

Setelah sekian lama, penjualan rokok Roro Mendut omset peredaran turun. Hal itu membuat Roro Mendut meminta Tumenggung Wiroguno untuk mencari dan menangkap para pengedar rokok selain buatannya. Karena rasa cintanya kepada Roro Mendut, Tumenggung wiroguno berhasil menangkap para pelaku rokok ilegal dan disidangkan di hadapan Roro Mendut

Pertunjukkan virtual ini mendapat tanggapan yang positip dari Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tegal  Bambang Kusnandar Aribawa. Dikatakan, para seniman diminta agar lebih berkreasi dan berinovasi dalam menyampaikan ide-ide karyanya. Selain itu, juga tetap bersinergi dengan pemangku kepentingan sosialisasi lainnya.

Dalam pertunjukan virtual ini juga menghadirkan dua narasumber dari bea Cukai Tegal, yaitu Bambang Kristiawan dan Egah Fuad. Dalam perncerahannya, rokok ilegal selain berbahaya bagi konsumsinya juga dampak yang ditimbulkan akibat dari rokok ilegal itu sendiri. Harapan Bea Cukai Tegal dari pertunjukkan virtual ini adalah disamping sosialisasi ini sampai ke masyarakat juga bisa menekan peredaran rokok ilegal yang ada di wilayah pengawasan Bea Cukai Tegal.

Sosialisasi pertunjukan disiarkan secara live streaming oleh empat channel youtube, youtube Pemkab Tegal, Bea Cukai Tegal, FK Metra Kabupaten Tegal dan Guyon Bocor Alus. (Red-T05)

BERITA LAINNYA