Take a fresh look at your lifestyle.

Terkait Penemuan Benda Mirip Bom di Pekalongan, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

174

 

PEKALONGAN – Penemuan benda mencurigakan yang mirip bom di Mesin ATM kawasan SPBU Kertijayan Kecamatan Buaran Pekalongan, Rabu (22/1) lalu terus didalami petugas Satreskrim Polres Pekalongan Kota. Pendalaman dilakukan untuk mengetahui motif, termasuk siapa pelaku yang menaruh benda tersebut, sehingga sempat menggemparkan warga setempat. Kapolres Pekalongan Kota AKBP Egy Andrian Suez, melalui Kasatreskrim AKP Maryono menyatakan, untuk sementara masih terus dilakukan penyelidikan untuk dapat mengungkap kasus penemuan benda mirip bom tersebut, dengan memeriksa sejumlah saksi.

“Salah satu saksi yang sudah dimintai keterangan Rosi (29), seorang petugas cleaning service (CS), yang kali pertama melihat dan menemukan benda dimaksud,” terang AKP Maryono, Kamis (23/1) tadi siang. Pihaknya mengaku belum bisa memastikan motif dibalik penemuan benda yang mirip bom itu. Itu lantaran proses penyelidikan masih terus berlangsung. Seperti diberitakan sebelumnya, benda mencurigakan yang diduga bom rakitan ditemukan di kawasan SPBU Kertijayan, Kecamatan Buaran, Kota Pekalongan, Rabu (22/1) sekitar pukul 09.30. Setelah ditangani aparat, benda tersebut dipastikan tak memiliki bahan peledak atau sejenisnya.

Kendati demikian, hal tersebut diduga murni teror yang dilakukan orang tidak bertanggung jawab. Karena itu, aparat kepolisian masih menyelidiki motif termasuk siapa orang yang sengaja meletakkan benda mencurigakan tersebut. ”Memang secara fisik bentuknya menyerupai bom. Ini teror, walaupun bukan bom betulan. Ada maksud pelaku, masih kami dalami,” ujar Kapolres Kota Pekalongan AKBP Egy Andrian Suez saat berada di lokasi. Dia mengemukakan, berdasarkan hasil penjinakan Tim Gegana Polda Jateng, benda tersebut diakui menyerupai bom rakitan yang berisi tiga pipa besi yang dicor semen, kabel, lakban, serta timer analog.

Tim Gegana mengevakuasi dan meledakkan benda tersebut di lokasi terpisah yakni di Lapangan Kertijayan, dengan jarak sekitar dua kilometer dari tempat kejadian perkara (TKP) dan jauh dari permukiman. Hal itu untuk memastikan isi dari benda mencurigakan tersebut. Benda mirip bom itu kali pertama ditemukan oleh petugas cleaning service ATM Rosi (20), warga RT 5, RW 9, Capgawen, Kedungwuni. Saat ditemukan, kardus itu berisi pipa cor dan terdapat kabel serta timer analog yang berbunyi.

”Saksi mendengar suara seperti detak jam. Kemudian saat dia cek malah menemukan benda mencurigakan. Selanjutnya dia langsung menghubungi pihak SPBU, sebelum akhirnya dilaporkan ke kepolisian,” kata Kapolres seraya menyatakan, untuk penanganan lebih teknis, Polres Kota Pekalongan berkoordinasi dengan Tim Gegana Polda Jateng. Sontak penemuan benda dimaksud membuat warga di sekitar tempat kejadian ramai. Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, aparat yang datang ke lokasi langsung memasang garis polisi. Di samping itu, petugas langsung mensterilkan lokasi. Kemudian Tim Gegana mengamankan benda mencurigakan tersebut. Selama proses itu, arus lalu lintas di wilayah setempat sempat tersendat karena lokasi SPBU Kertijayan berada di jalan utama penghubung Kota Pekalongan dengan Kabupaten Pekalongan. (Kuswandi/Red9)

BERITA LAINNYA