Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/smpaedua/public_html/wp-content/themes/publisher/includes/libs/bs-theme-core/theme-helpers/template-content.php on line 1164

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/smpaedua/public_html/wp-content/themes/publisher/includes/libs/bs-theme-core/theme-helpers/template-content.php on line 1165

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/smpaedua/public_html/wp-content/themes/publisher/includes/libs/bs-theme-core/theme-helpers/template-content.php on line 1166

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/smpaedua/public_html/wp-content/themes/publisher/includes/libs/bs-theme-core/theme-helpers/template-content.php on line 1177
Take a fresh look at your lifestyle.

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/smpaedua/public_html/wp-content/themes/publisher/includes/libs/bs-theme-core/theme-helpers/template-content.php on line 1164

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/smpaedua/public_html/wp-content/themes/publisher/includes/libs/bs-theme-core/theme-helpers/template-content.php on line 1165

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/smpaedua/public_html/wp-content/themes/publisher/includes/libs/bs-theme-core/theme-helpers/template-content.php on line 1166

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/smpaedua/public_html/wp-content/themes/publisher/includes/libs/bs-theme-core/theme-helpers/template-content.php on line 1177

Terinspirasi Pemilu, SL Gaharu Terbitkan Kartolo-Kartoli

208
  • Buku Cerpen Bahasa Tegal-Indonesia.

TEGAL-Kemampuan jurnalis dalam hal menulis barang tentu sudah menjadi kebutuhan karena sudah menjadi pekerjaanya sehari-hari dalam mengabarkan suatu peristiswa.

Namun untuk mengembangkan kemampuan menulisnya, jurnalis tidak hanya melulu menulis berita namun juga bisa menulis sebuah buku yang diilhami dari peristiswa atau kejadian yang disaksikan.

Hal ini yang kemudian dilakukan wartawan media online lokal asal Suradadi, Kabupaten Tegal, SL. Gaharu yang memang dikenal kerap menulis sastra dan budaya Pantura.

Untuk pertama kalinya, pria berusia 60 tahun yang masih aktif meliput di lapangan ini, meluncurkan buku cerita pendek (Cerpen) berjudul Kartolo-Kartoli yang diterbitkan Komunitas Sastrawan Tegalan.

Yang menarik dari cerpen ini adalah selain berbahasa Tegal dan Indonesia, banyak cerpen yang diambil dari kisah nyata selama ia bekerja di lapangan. Salah satunya tentang perhelatan Pilkada dan Pileg di Kota Tegal.

Seperti cerpen di antaranya yang berjudul Ana Caleg Ana Amplop (Ada Caleg ada Aplop), dan Kartolo-Kartoli yang menggambarkan persaingan dua tokoh yang disebut “terkuat” dalam memperbutkan kursi Wali Kota Tegal 2019-2024.

Buku ini sendiri dikata pengantari oleh Doktor Maufur, sastrawan sekaligus dosen Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, dan Agung Widyantoro mantan Bupati Brebes ke-30, dengan editor Lanang Setiawan.

Menurut Maufur yang juga penulis kolom Warung Poci Suara Pantura, Suara Merdeka, buku dalam bahasa Tegal itu tegas dan apa adanya. Artinya tanpa menggunakan bahasa kiasan atau perumpamaan.

Maufur yang juga penggagas pojok perpustakaan UPS Tegal berisi buku-buku Tegalan itu menyatakan, dirinya menyambut baik buku itu karena turut menambah khasanah literasi dalam bidang bahasa, sastra, dan drama di wilayah Tegal dan sekitarnya.

Sementara menurut Agung dalam pengantarnya, pembaca akan diajak ke sebuah realita untuk memahami arti kesetiaan, perjuangan, dan adanya sebuah penghianatan dalam kehidupan seseorang.

Masih dalam kata pengantarnya, lanjut Agung, penulis berupaya melestarikan kearifan lokal dengan mengangkat bahasa Tegal yang sangat lekat dengan masyarakat egaliter di pesisir pantura Jawa.

Gaharu mengungkapkan, dalam penggalan Ana Caleg Ana Amplop, digambarkan pula ada situasi nyata di tengah masyarakat saat masa kampanye. Dimana terungkap kenyataan bahwa banyak Caleg yang mendekat ke masyarakat saat punya kepentingan.

Di sisi lain tak sedikit pula, masyarakat yang menyambut karena adanya pemberian amplop dari Caleg yang datang, meski sebagian warga menyadari hal itu karena sebuah kepentingan sesaat semata.

“Realita seperti itu ada dan nyata di lapangan. Baik saat perhelatan Pilkada, maupun Pileg,” pungkas Gaharu yang sudah bergelut di dunia jurnalis selama puluhan tahun ini.

(Setiadi/ red38)

BERITA LAINNYA