Take a fresh look at your lifestyle.

Terdampak Covid-19, Sopir Angkudes dan Tukang Ojek di Brebes Dibantu Paket Sembako

349

BREBES – Puluhan sopir angkutan desa (angkudes) dan tukang ojek yang beroperasi di wilayah Pantura Kabupaten Brebes menerima bantuan paket sembako, Kamis (23/4). Mereka menjadi sasaran aksi sosial tersebut lantaran ikut terdampak secara ekonomi atas mewabahnya virus korona (covid-19).

Bantuan paket sembako tersebut diberikan salah satu anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Brebes, H Haryanto. Ia bersama relawan mendatangi sejumlah titik pangkalan angkudes dan tukang ojek di wilayah Kecamatan Bulakamba serta Wanasari. Selain paket sembako, para sopir angkudes dan tukang ojek itu juga mendapatkan pembagian masker secara gratis.

Anggota fraksi PKB DPRD Brebes Haryanto mengatakan, aksi sosial bantuan paket sembako itu dilakukan dalam upaya meringankan beban masyarakat, khususnya sopir angkudes dan tukang ojek. Sebab, pekerjaan mereka salah satu yang merasakan dampaknya. Akibat pendemi covid-19, pendapatan mereka menurun lantaran banyak warga yang tidak beraktivitas di luar rumah. “Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat untuk mereka yang membutuhkan. Di antaranya para sopir angkudes dan ojek pangkalan ini,” ujarnya usai membagikan paket sembako tersebut.

Menurut dia, dalam situasi pendemi covid-19 ekonomi masyarakat dirasakan terpuruk. Untuk itu, pihaknya berupaya optimal rutin berbagai dengan masyarakat terdampak. Termasuk, mengajak para masyarakat yang mampu agar turut membantu saudara-saudara di sekelilingnya yang membutuhkan. “Masker jelas kebutuhan wajib bagi masyarakat yang masih bekerja di luar rumah. Masih banyak masyarakat yang belum pakai masker. Mari kita kuat bersama membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kepedulian sesama yang dibutuhkan untuk menangkal wabah covid-19 ini,” sambungnya.

Sementara sejumlah sopir angkudes yang mangkal di simpang tiga Klampok, Kecamatan Bulakamba, Brebes mengaku, akibat mewabahnya virus korona, pendapatan mereka anjlok. Bahkan, dalam sebulan terakhir turun hingga 75 persen. Selain penumpang sepi, juga aktivitas warga yang mulai berkurang.

“Turun drastis pendapatan harian saya mas, buat setoran aja sekarang ini nggak cukup. Sementara untuk kebutuhan pokok, tetap seperti biasa. Adanya bantuan ini, saya sangat berterima kasih. Ini sangat berarti dan dibutuhkan kami bersama temen-teman sopir angkudes lain,” tutur Susanto, salah seorang sopir angkudes tujuan Klampok-Banjaratma.

(setiawan-red2)

BERITA LAINNYA