Take a fresh look at your lifestyle.

Terdampak Covid-19, Guru TPQ dan Madrasah Diusulkan Dapat Bantuan

202

TEGAL – Hampir semua pekerja dari berbagai sektor dan profesi terdampak Corona Virus (Covid-19) akhir-akhir ini. Tak terkecuali para tenaga pengajar di Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ), madrasah hingga sekolah swasta.

Untuk itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal mengusulkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal untuk melibatkan para pahlawan tanpa tanda jasa menjadi penerima bantuan.

Menurut Wakil Ketua DPRD, Habib Ali Zaenal Abidin, dengan adanya pemberlakukan belajar di rumah, guru TPQ, Madrasah Diniah serta guru-guru swasta juga ikut terdampak. Apalagi, selama ini mereka hanya mengandalkan honor dari SPP yang dibayarkan santri dan bantuan dari Pemkot Tegal.

“Dengan dirumahkannya siswa, maka biaya SPP tidak ada. Maka, secara otomatis para tenaga pengajar tidak bisa mendapat penghasilan,” katanya, Rabu (15/4).

Termasuk pula para ustaz dan ustazah yang biasa mendapat penghasilan tambahan dengan mengajar Al-Quran di Masjid, ikut merasakan imbasnya. Mereka tak lagi memperoleh tambahan, karena kegiatan di Masjid ditiadakan.

Untuk itu, sambung Habib Ali, melalui Fraksi PKB pihaknya mengusulkan agar mereka bisa mendapatkan bantuan. Adapun untuk jumlaj guru TPQ 674 orang, Madrasah Diniyah Takmiliyah 547 orang dan guru swasta non sertifikasi 863 orang.

Habib Ali juga menekankan, agar Pemkot Tegal harus mengelola anggaran dengan baik dan tetap mengikuti aturan yang berlaku. Itu bisa dilakukan dengan realokasi anggaran dengan mengikuti aturan yang ada.

“Salah satu contoh anggaran yang sudah ditetapkan ternyata tidak dipakai dari Maret sampai Juni. Kemudian dari OPD yang lain, sehingga alokasi Rp 27,5 miliar bisa tercukupi,” tandasnya. (Haikal/ red10)

BERITA LAINNYA