Take a fresh look at your lifestyle.

Tangani Korban Banjir, Dapur Umum Dibuka di Koramil Ketanggungan

160
  • Perbaiki Tanggul Jebol Alat Berat Diterjunkan

BREBES – Banjir yang menerjang sejumlah desa di Kecamatan Ketangunggan dan Banjarharjo, Kamis (9/1), telah surut. Untuk menangani para korban banjir tersebut, Pemkab Brebes kini mendirikan dapur umum yang dipusatkan di Markas Koramil Ketanggungan. Dapur umum didirikan untuk memcukupi kebutuhan makanan bagi para korban banjir.

Tim gabungan dari unsur TNI, Polisi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), PMI dan relawan dilibatkan dalam penanganan paskabencana banjir tersebut. Termasuk, dalam layanan dapur umum. Bahkan, mobil dapur umum milik Dinas Sosial Pemkab Brebes diterjunkan.

Selain itu, jajaran Pemkab Brebes bersama, TNI, Polisi dan relawan juga melakukan perbaikan empat titik tanggul Sungai Babakan yang jebol. Itu dilakikan untuk mengantisipasi debit air sungai kembali meluap.

“Hari ini, kami buka dapur umum di Markas Koramil Ketanggungan. Secara keseluruhan, banjir telah surut. Namun kami membuka dapur umum, karena warga yang rumahnya terendam membutuhkan suplay makanan dan air bersih,” ungkap Kepala BPBD Kabupaten Brebes, Nuhsy Mansyur, Kamis (9/1).

Dia mengungkapkan, banjir yang terjadi paling parah melanda Kecamatan Ketanggungan. Sebanyak enam desa di wilayah tersebut terkena dampak banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Babakan tersebut. Yakni, Desa Cikeusal Lor, Cikeusal Kidul, Buara, Sindangjaya, Pamedaran dan Ketanggungan. “Saat banjir sedikitnya ada 100 jiwa yang terpaksa mengungsi di tempat aman karena rumahnya terendam. Namun sekarang mereka sudah kembali dan tengah membersihkan rumah masing-masing,” terangnya.

Selain makanan, lanjut dia, warga korban banjir saat ini membutuhkan air bersih. Kebutuhan tersebut tengah diupayakan dipenuhi dengan mengirim truk tangki. “Semua kebutuhan, kami coba penuhi semaksimal mungkin bagi korban banjir ini. Di dapur umum, sistemnya petugas kami mengantarkan ke warga, karena tidak ada tempat pengungsian,” ujarnya.

Menurut dia, pihaknya bersama instansi lain juga langsung melakukan perbaikan tanggul yang jebol di Sungai Babakan. Sebanyak empat titik tanggul jebol. Yakni, tiga titik di Desa Ketanggungan dan satu titik di Cikuesal Lor. Selain itu, ada beberapa titik tanggul yang diperkuat. “Tanggul ini kami perbaiki dengan karung diisi pasir. Bahkan, khusus di Cikeusal Lor kami terjunkan satu unit alat berat,” jelasnya.

Lebih lanjut dia memgatakan, meski banjir saat ini sudah surut, pihaknya mengimbau agar warga tetap waspada. Mengingat, intensitas hujan terus meningkat. “Kami imbau warga tetap waspada. Siang ini aja kondisi cuaca mendung dan hujan turun,” sambungnya.

Kades Ketanggungan, Sofani mengatakan, warganya sangat mengapresiasi upaya segenap unsur dan para relawan dalam meringankan beban masyarakatnya. Pihaknya juga berharap penanganan tanggul segera selesai guna meminimalisir dampak banjir susulan.

Seperti diberitakan, Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Brebes, menyebabkan banjir di sejumlah desa, di Kecamatan Ketanggungan dan Banjarharjo, Rabu petang (8/1). Itu terjadi akibat beberapa sungai besar di wilayah tersebut meluap.

(b.setiawan-red2)

BERITA LAINNYA